• Sabtu, 18 April 2026

Tenaga Medis Indonesia Gabung Lagi dalam Operasi ‘Gallant Knight 3’ di RS Apung UEA

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Kamis, 25 Desember 2025 | 16:59 WIB
RS Apung UEA tempat gelombang kelima tim media Indonesia gabung dalam operasi kemanusiaan. (Istimewa)
RS Apung UEA tempat gelombang kelima tim media Indonesia gabung dalam operasi kemanusiaan. (Istimewa)

Sejak mulai beroperasi, rumah sakit tersebut telah memberikan lebih dari 12.000 layanan medis, melakukan lebih dari 5.200 tindakan operasi, serta menyediakan lebih dari 6.500 sesi fisioterapi.

Baca Juga: Kardinal Suharyo Sentil Korupsi di Misa Natal Pontifikal: Manusia Bermartabat, Tapi Sering Lupa dan Merendahkan Diri

Selain itu, sebanyak 26 pasien dari Gaza telah menerima bantuan pemasangan anggota tubuh prostetik.

Selama hampir dua tahun berturut-turut, fasilitas kemanusiaan ini telah melayani lebih dari 7.700 pasien, melaksanakan lebih dari 2.700 operasi dari berbagai spesialisasi, serta memberikan lebih dari 3.000 sesi fisioterapi.

Program ini dijalankan di bawah arahan Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, sebagai simbol solidaritas bagi warga Gaza.

Baca Juga: Nama Dirut Terseret Dakwaan Kasus Pertamax Oplosan, Pertamina Patra Niaga Angkat Suara

Rumah sakit ini dioperasikan tenaga medis dan administratif UEA, dengan dukungan tim medis Indonesia yang membantu penanganan kasus-kasus kritis, terutama di bidang bedah dan fisioterapi.

Dalam perjalanannya, rumah sakit juga terus melakukan pengembangan layanan, termasuk pembukaan unit fisioterapi yang mampu melayani hingga 25 sesi setiap hari.

Direktur Rumah Sakit Apung UEA, Mohamed Saeed Al Shahi, menegaskan rumah sakit tersebut memainkan peran penting dalam memberikan layanan kesehatan modern bagi pengungsi Palestina.

Baca Juga: Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Jam Operasional Ragunan Diperpanjang: Buka 06.00 dan Tutup 16.30 WIB!

“Berkat kerja keras tim medis kami dan fasilitas yang memadai, ribuan pasien telah mendapat perawatan dan ratusan operasi berhasil dilakukan,” ujarnya.

“Kami akan terus berupaya memberikan layanan terbaik demi meringankan penderitaan para korban,” ia menambahkan.

Selain pelayanan medis, rumah sakit ini juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial dan rekreasional untuk membantu memulihkan kondisi psikologis pasien, termasuk program hiburan untuk anak-anak.

Baca Juga: Daftar Lengkap UMP dan UMK 27 Daerah di Jawa Barat 2026, Bekasi Lebih Tinggi dari Jakarta

Selama setahun terakhir, fasilitas ini juga menerima kunjungan resmi dari berbagai delegasi medis dan kemanusiaan yang datang untuk melihat langsung proses layanan kesehatan yang diberikan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X