KONTEKS.CO.ID - Rumah Sakit Apung Uni Emirat Arab (UEA) di Al-Arish menerima kedatangan gelombang kelima tim medis Indonesia yang akan bergabung dalam Operasi ‘Gallant Knight 3’.
Rombongan ini terdiri atas dokter dan perawat dari berbagai bidang spesialisasi yang akan bekerja bersama tenaga medis UEA.
Hal ini dalam memberikan layanan kesehatan bagi pasien Palestina dan korban luka yang datang dari Jalur Gaza.
Baca Juga: Soal Dugaan Aliran Uang Korupsi Bank BJB dari Ridwan Kamil ke Aura Kasih, Ini Respons KPK
Kehadiran tim medis Indonesia tersebut melengkapi kolaborasi kemanusiaan antara kedua negara dalam penyediaan layanan kesehatan bertaraf internasional.
Mereka berperan dalam memperkuat kesiapan rumah sakit dalam menangani kasus kritis dan kompleks, sekaligus memperluas cakupan jenis layanan yang dapat diberikan kepada para pasien.
Para tenaga kesehatan Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbaru ini memiliki keahlian di bidang ortopedi, bedah, anestesiologi, penyakit dalam, dan radiologi.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Lagi Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut
Kehadiran mereka menambah kapasitas rumah sakit dalam menerima lebih banyak pasien sekaligus memastikan penanganan yang lebih komprehensif.
Partisipasi tim medis Indonesia juga dinilai mencerminkan eratnya hubungan kemanusiaan antara UEA dan Indonesia.
Kerja sama ini menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat solidaritas dan dukungan bagi upaya penanganan krisis kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina.
Baca Juga: Stasiun Bumi Rancabungur Indonesia Sukses Luncurkan Roket BlueBird Block-2 Milik ISRO India
Rumah Sakit Apung UEA di Al-Arish terus menjalankan perannya di bawah Operasi Gallant Knight 3 sejak layanan medisnya diresmikan pada 23 Februari 2024.
Fasilitas ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur bagi pasien serta 100 tempat tidur bagi pendamping, dilengkapi ruang operasi, unit perawatan intensif, layanan radiologi, dan laboratorium.
Artikel Terkait
Kontroversi Zhang Zhi Jie Kolaps Tidak Cepat Ditolong Tim Medis
Tim Medis Indonesia Gabung dengan RS Apung UEA di Al Arish, Dekat Perbatasan Gaza
Trauma Perang Gaza: 85.000 Tentara Israel Alami Gangguan Mental hingga Nekat Bunuh Diri
Kemeriahan Betlehem Merayakan Natal Terlihat Kembali untuk Pertama Kalinya Sejak Perang Gaza