• Sabtu, 18 April 2026

Telkom Ajak Mahasiswa, Pelajar, Komunitas, dan UMKM Kolaborasi dalam Program Bumi Berseru Festival 2025

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22:16 WIB
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto (kanan) saat acara Grand Launching Bumi Berseru Fest (BBF) 2025 di Solo, pada Sabtu (23/8).
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto (kanan) saat acara Grand Launching Bumi Berseru Fest (BBF) 2025 di Solo, pada Sabtu (23/8).

 

 

KONTEKS.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menghadirkan Bumi Berseru Festival (BBF) 2025, sebuah ajang kolaborasi inovasi lingkungan yang melibatkan masyarakat, komunitas, akademisi, hingga pelaku UMKM.

Festival ini menjadi lanjutan dari suksesnya BBF 2024 yang berhasil menjaring ratusan inovasi ramah lingkungan serta melahirkan gerakan nyata di berbagai daerah Indonesia. Grand Launching Bumi Berseru Fest (BBF) 2025 resmi digelar secara hybrid pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Coffee Beans Solo dan melalui live streaming.

Krisis iklim dan meningkatnya kerusakan lingkungan menjadi tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini. Berdasarkan data dari WALHI pada Environmental Outlook 2025, sepanjang 2014–2023 Indonesia kehilangan 4,36 juta hektar hutan primer basah.

Baca Juga: Infomedia Gandeng Global Partner Perkuat Layanan Contact Center berbasis AI

Kementerian Lingkungan Hidup pada momen Hari Lingkungan Hidup 2025 menyampaikan Indonesia menghasilkan sekitar 56,6 juta ton sampah per tahun, namun hanya 22,09 juta ton (39%) yang dikelola secara layak.

Sebagian besar sisanya, lebih dari 34 juta ton, menjadi pencemar lingkungan. Di sisi lain, di berbagai wilayah Indonesia, tantangan pengelolaan limbah industri masih menjadi isu penting, tercatat sekitar 46% dari 70.000 sungai di Indonesia mengalami pencemaran berat.

Dengan beragamnya permasalahan lingkungan yang sedang terjadi, diperlukan keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

Baca Juga: TikTok Matikan Fitur Live di Indonesia, Langkah Pengamanan Terkait Kondisi Keamanan Nasional

Acara ini dihadiri lebih dari 500 perwakilan komunitas lingkungan, generasi muda, serta pelaku kreatif yang peduli pada isu keberlanjutan.

Turut hadir Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup (PPI TK NEK) Ir. Ary Sudijanto, M.S.E., yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X