• Sabtu, 18 April 2026

Presiden Prabowo: Beras Oplosan Jadi Beban Berat Masyarakat dan Pemerintah

Photo Author
Saiful Rachman, Konteks.co.id
- Selasa, 22 Juli 2025 | 11:06 WIB
Prabowo bongkar penipuan beras oplosan rugikan negara Rp100 triliun (Foto: instagram/@presidenrepublikindonesia)
Prabowo bongkar penipuan beras oplosan rugikan negara Rp100 triliun (Foto: instagram/@presidenrepublikindonesia)

KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, praktik kecurangan besar dalam sektor pangan, khususnya terkait beras oplosan ditaksir merugikan negara hingga Rp100 triliun setiap tahun.

Menurutnya, kerugian tersebut menjadi beban berat bagi masyarakat dan pemerintah. Sementara keuntungan besarnya justru dinikmati oleh segelintir kelompok usaha.

“Kerugian yang ditanggung rakyat Indonesia mencapai Rp100 triliun tiap tahun. Menteri Keuangan kita sudah bekerja keras mencari pemasukan demi kesejahteraan rakyat melalui pajak, bea cukai, dan lainnya," ujarnya, di Klaten, Jawa Tengah, Senin 21 Juli 2025.

Baca Juga: Indonesia Pernah Hampir Punya Nuklir di Era Soekarno, Bikin Negara Tetangga Ketar-ketir

"Tapi uang sebanyak itu justru mengalir ke 4-5 kelompok usaha saja,” imbuh Prabowo. 

Kepala Negara menilai, praktik beras oplosan ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi sebuah bentuk pengkhianatan terhadap bangsa dan rakyat Indonesia.

Ia meyakini motif dari tindakan ini adalah untuk melemahkan daya tahan ekonomi rakyat kecil dan mempertahankan ketimpangan.

“Saya anggap ini adalah bentuk pengkhianatan. Ini adalah upaya untuk terus membuat bangsa ini lemah dan bergantung. Saya tidak akan membiarkan hal itu terus terjadi,” tegasnya.

Prabowo juga menekankan, telah bersumpah menjaga konstitusi dan memastikan penegakan hukum, termasuk dalam urusan pangan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Baca Juga: Bukan Jakarta, Ini Kota dengan Kasus Kumpul Kebo Tertinggi di Indonesia, Cek Daftarnya

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo memerintahkan secara langsung kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk segera mengusut dan menindak tegas para pelaku.

Ia bahkan membuka opsi penyitaan aset-aset milik pengusaha nakal jika kerugian negara tidak dikembalikan.

“Kalau mereka mau kembalikan Rp100 triliun itu, silakan. Tapi jika tidak, kita akan sita semua penggilingan-penggilingan padi yang terlibat,” tegas Prabowo. 

Peluncuran program 80.000 Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah strategis pemerintahan Prabowo dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat dari tingkat desa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X