KONTEKS.CO.ID - Perum Bulog mengumumkan bahwa stok beras nasional hingga 14 Juli 2025 telah mencapai 4.251.259 ton.
Jumlah ini terdiri dari cadangan beras pemerintah dan stok beras komersial yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dirut Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyebutkan dari total tersebut, 4.237.120 ton merupakan cadangan pemerintah.
Sementara, sebanyak 14.139 ton lainnya adalah stok beras komersial yang tersimpan di gudang Bulog.
“Untuk posisi stok beras kita per 14 Juli 2025, cadangan pemerintah mencapai total 4.237.120 ton,” kata Rizal, dikutip melalui kanal YouTube Kemendagri, Selasa 15 Juli 2025.
Rizal memastikan distribusi beras telah merata ke seluruh gudang Bulog di berbagai provinsi.
Ia menegaskan stok tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional dalam beberapa waktu ke depan.
Selain itu, Bulog berkomitmen menyalurkan beras tersebut agar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Amran Sulaiman Bongkar Manipulasi Data Stok Beras: Modus Jahat Menggiring Impor!
Rizal juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi mendukung kelancaran program stabilisasi dan bantuan pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan distribusi beras bergantung pada sinergi semua elemen, baik pemerintah pusat maupun daerah.***
Artikel Terkait
Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani Resmi Gantikan Novi Helmy Jadi Dirut Perum Bulog
Jenderal Zeni Naik ke Panggung Pangan: Siapa Sebenarnya Sosok Baru di Kursi Dirut Bulog?
Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani Auto Pensiun Dini Usai Ditunjuk Sebagai Dirut Bulog yang Baru
1,3 Juta Ton Beras SPHP Bulog Siap Digelontorkan! Cek Harga dan Aturan Penyalurannya di Sini