• Sabtu, 18 April 2026

Soal Tarif Ojol Bakal Naik 15 Persen, Gojek: Harus Kompetitif

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Rabu, 2 Juli 2025 | 17:19 WIB
Gojek sedang mengkaji kenaikan 15 persen tarif ojol. (Instagram @gojekindonesia)
Gojek sedang mengkaji kenaikan 15 persen tarif ojol. (Instagram @gojekindonesia)

KONTEKS.CO.ID - Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan mengungkap rencana pemerintah tentang perubahan taruf ojol khususnya roda dua.

Hal itu dibahas saat rapat bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Jakarta pada Senin, 30 Juni 2025.

"Kami sudah melakukan pengkajian dan sudah final untuk perubahan tarif, terutama roda dua, itu ada beberapa kenaikan," kata Aan.

Baca Juga: Kejagung Kembali Sita Uang Rp1,3 Triliun dalam Kasus CPO, Lihat Penampakannya

Aan menyebut bahwa kenaikan tarif khususnya roda 2 bervariasi.

"Kenaikan bervariasi, ada 15 persen, ada 8 persen tergantung dari zona yang kita tentukan," kata Aan lagi.

Prinsipnya kenaikan tarif sudah disetujui para aplikator, namun buat memastikan Kemenhub bakal memanggil aplikator untuk membahasnya.

Baca Juga: Fadli Zon Ngotot Soal Diksi 'Massal' Kasus Rudapaksa Mei 1998, Bandingkan Peristiwa di Nanjing dan Bosnia

Gojek Bakal Menaikkan Tarif Ojol?

Gojek mengatakan sedang mengkaji kenaikan 15 persen tarif ojol.

Induk perusahaan Gojek, GoTo, menjelaskan rencana kenaikan tarif ojek online (Ojol) yang datang dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

GoTo memastikan Gojek bakal mengikuti regulasi dari pemerintah.

"Saat ini kami sedang melakukan kajian menyeluruh bersama kementerian untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil membawa dampak positif bagi keseluruhan ekosistem," kata Ade Mulya, Director of Public Affairs and Communications GoTo, di keterangan resminya yang dikutip pada Rabu, 2 Juli 2025.

Baca Juga: Saham BRI Tertekan di Tengah Skandal Pengadaan Mesin EDC, Analis: Bisa Berdampak ke Proses Bisnis dan Kepercayaan Pasar

Menurut Ade, tarif semestinya kompetitif, sesuai regulasi dan mempertimbangkan tingkat daya beli masyarakat sesuai kondisi ekonomi saat ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X