KONTEKS.CO.ID - Seorang anggota kru kapal dilaporkan meninggal dunia setelah kapal tugboat kandas di pantai terpencil di Sulawesi Tenggara.
Demikian informasi yang dirilis Badan SAR Nasional (Basarnas), Rabu 2 Juli 2025.
Pada Jumat malam lalu, kapal tug Iska 1165 terseret arus dan kandas akibat cuaca buruk serta gelombang tinggi di lepas pantai Tanjung Goram, bagian utara Pulau Buton.
Kapal dihantam gelombang besar, memaksa kru mengambil tindakan untuk mencari pertolongan.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UGM yang Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Maluku Tenggara Ditemukan Meninggal
Sekitar pukul 22.30 Wita, tiga anggota kru melompat ke laut dan mencoba berenang ke darat.
Satu orang berhasil mencapai pantai dengan selamat, satu orang lainnya kembali ke kapal karena kondisi laut yang ganas.
Sementara satu kru lainnya meninggal dalam upaya tersebut.
Jenazah korban ditemukan pada dini hari keesokan harinya.
Baca Juga: Kronologi Mahasiswa KKN UGM Tewas dalam Kecelakaan Kapal Terbalik di Maluku Tenggara
Pos SAR terdekat berada sekitar 33 mil laut dari lokasi kejadian.
Otoritas menerima laporan pertama terkait insiden ini sekitar pukul 02.00 WITA pada Sabtu pagi.
Tim penyelamat yang membawa perahu RIB segera diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.40 Wita.
Baca Juga: KKN di Maluku Tenggara, Mahasiswa UGM Tewas dalam Kecelakaan Kapal, Satu Lagi Masih Dicari
Artikel Terkait
Data Korban Ledakan Speedboat Basarnas Ternate, Wartawan Hilang Belum Ditemukan
Kapal Induk Nuklir USS Nimitz Lewati Perairan Indonesia Tanpa 'Kulonuwun', TNI Kasih Respons Tegas
Evakuasi Juliana Marins dari Jurang Gunung Rinjani Tak Pakai Helikopter, Ini Kata Basarnas
Basarnas Sebut Keluarga Juliana Marins Apresiasi Usaha Evakuasi Tim SAR dari Jurang Gunung Rinjani
Mimpi Prabowo Terwujud, PT PAL Bangun Kapal Induk Helikopter dan Drone Mulai Tahun 2027