“Kita belajar dari sejarah bahwa perdamaian dan keteguhan dalam menghadapi penderitaan adalah fondasi kekuatan bangsa,” ungkap salah satu anggota delegasi usai upacara.
Langkah Prabowo ini dinilai sebagai bentuk diplomasi simbolik yang kuat, mengirim pesan bahwa Indonesia berdiri dalam solidaritas atas tragedi kemanusiaan, serta menjunjung tinggi penghormatan terhadap sejarah dunia.***
Artikel Terkait
Fakta-fakta di Balik Presiden Prabowo Putuskan 4 Pulau Sengketa ke Aceh, Bukan Sumut
Alasan Prabowo Cabut Suntikan Modal Rp3 T ke Waskita Karya, Kembalikan ke Rekening Umum Kas Negara
Presiden Prabowo Ketemu Akrab dengan PM Ceko, Bahas Investasi dan Perdagangan untuk IKN 2025?
Presiden Prabowo Tiba di Rusia, Disambut Wakil PM Denis Manturov
Momen Menggemaskan Saat Bocah di Rusia Minta Lego ke Presiden Prabowo