KONTEKS.CO.ID - PT PLN (Persero) mengganti susunan pengurus lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 18 Juni 2025.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati perubahan susunan dewan komisaris dan direksi, sebagai bagian dari strategi penyegaran dan akselerasi transformasi perusahaan.
Mengutip keterangan resmi perusahaan, Kamis 19 Juni 2025 langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi PLN dalam menghadapi tantangan industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis.
Serta mendukung upaya menuju perusahaan yang lebih andalan, adaptif, dan berkelanjutan.
Tercatat, penunjukkan tiga direksi baru. Edwin Nugraha Putra sebagai direktur transmisi dan perencanaan sistem.
Edwin menggantikan Evy Haryadi yang kini menjabat sebagai direktur teknologi, engineering dan keberlanjutan.
Rizal Calvary Marimbo ditunjuk sebagai direktur manajemen pembangkitan menggantikan Adi Lumakso.
Dan Adi Lumakso menjabat sebagai direktur manajemen risiko. Arsyadany Ghana Akmalaputri yang ditunjuk sebagai direktur distribusi menggantikan Adi Priyanto yang saat ini menjabat sebagai direktur retail dan niaga.
Baca Juga: Catat! Pejabat Dilarang Main Golf, Dony Oskaria: Juga Tak Boleh Utang Budi dan Tanpa Ajudan
"Selamat menjalankan amanah kepada jajaran Direksi PT PLN (Persero) dibawah kepemimpinan Direktur Utama, Bapak Darmawan Prasodjo," tulis Instagram resmi PLN.
"Terima kasih ucapkan kepada Bapak Wiluyo Kusdwiharto dan Ibu Edi Srimulyanti atas dedikasi, kontribusi, dan semangat luar biasa bersama PT PLN (Persero). Semoga kesuksesan selalu menyertai di setiap langkah ke depan."
Berikut susunan dewan komisaris dan direksi PLN terbaru:
Baca Juga: Preview Manchester City vs Wydad Casablanca: Laga Pembuka Grup G Piala Dunia Antarklub 2025
Artikel Terkait
Susunan Terbaru Dewan Komisaris dan Direksi MIND ID, Kabarhakam Komjen Fadhil Imran Masuk
Ikut Dirombak, Susunan Lengkap Direksi dan Dewan Komisaris Pertamina yang Baru Dilantik, Banyak Wajah Lama?
Jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina Dirombak, 4 Alumni SMA Taruna Nusantara Jadi Direktur
Deretan Komisaris dan Direksi GoTo 2025, Plus Buyback Senilai hingga USD200 Juta
Erick Thohir dan Danantara Ubah Komisaris dan Direksi Pupuk Indonesia, Ada Yovie Widianto