• Sabtu, 18 April 2026

Mentan Amran Ngaku Dimarahi Wapres karena Tutup Perusahaan Milik Mafia Beras

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Minggu, 20 April 2025 | 00:14 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman mengaku pernah mendapat teguran dari wapres. (Tangkapan layar YouTube Universitas Hasanuddin)
Mentan Andi Amran Sulaiman mengaku pernah mendapat teguran dari wapres. (Tangkapan layar YouTube Universitas Hasanuddin)

KONTEKS.CO.ID - Pengakuan mengagetkan datang dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Dia mengaku pernah mendapat teguran dari wakil presiden atau wapres.

Teguran itu dilayangkan wapres lantaran Andi Amran Sulaiman berani menutup perusahaan yang dimiliki mafia beras.

Mentan mengungkapkan pengakuan tersebut saat memberikan kata sambutan di kegiatan wisuda Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulsel pada Kamis 10 April 2025 lalu.

Baca Juga: Beredar Video Detik-Detik Mobil Tertemper KRL di Perlintasan Kereta Cilebut, Warga Teriak Allahu Akbar

Sayangnya dia tak menyebutkan nama wakil presiden yang menegur dirinya itu. Amran juga tak melengkapai keterangan waktu kapan teguran itu ia dapatkan.

Di depan para mahasiswa yang lulus, Amran hanya mengungkapkan, bahwa teguran itu akibat perusahaan yang ditutup milik mafia beras

"Saya juga, kami (Kementan) pernah ditegur wakil presiden. Gara-garanya ada mafia beras kami tutup perusahaannya (dan) ternyata semuanya adalah pemimpin besar di dalamnya," kata Mentan, mengutip YouTube Universitas Hasanuddin, Sabtu 19 April 2025.

Baca Juga: Biodata dan Profil NIKI 'Nicole Zefanya': Tembus Top 20 Spotify Global Chart, Ciptakan Lagu Sejak Usia 13 Tahun

Dia dimarahi karena berani menutup perusahaan pemain besar itu. Tapi Amran justru berterima kasih atas teguran wapres.

Terlebih dirinya sudah berkomitmen menutup perusahaan tersebut karena melanggar peraturan yang berlaku. "Kami dimarahi (tapi) kami berterima kasih. Kami katakan yang penting kami sudah tutup karena melanggar regulasi di Republik ini," tukasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X