• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Dapat Tambahan Kuota 2.210 Petugas Haji, Total Dapat 4.420 Orang

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Minggu, 13 April 2025 | 20:50 WIB
Berdasarakan jadwal perjalanan haji 2025, jemaah Indonesia bakal terbang ke Tanah Suci Arab Saudi mulai awal Mei. (Kemenag)
Berdasarakan jadwal perjalanan haji 2025, jemaah Indonesia bakal terbang ke Tanah Suci Arab Saudi mulai awal Mei. (Kemenag)

KONTEKS.CO.ID - Pemerintah Indonesia telah menerima konfirmasi tambahan kuota sebanyak 2.210 petugas haji dari otoritas Arab Saudi.

Dengan tambahan ini, jumlah total petugas haji Indonesia untuk musim haji 1446 H/2025 M tercatat sebanyak 4.420 orang.

“Kita mendapat tambahan alokasi satu persen, atau 2.210 petugas. Ini akan kita optimalkan untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar, Minggu 12 April 2025.

Awalnya, Indonesia hanya mendapat kuota 1 persen dari total kuota jemaah haji (221.000 orang), yakni sebanyak 2.210 petugas haji.

Tambahan kuota petugas haji ini merupakan hasil dari negosiasi Menteri Nasaruddin Umar dengan pihak terkait di Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi menyetujui permintaan tersebut, dan kuota tambahan petugas haji Indonesia kini telah dimasukkan dalam sistem e-Hajj.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas izinnya memberikan tambahan kuota petugas haji Indonesia,” ujar Menag.

Ia menjelaskan kepada pemerintah Saudi bahwa tambahan petugas diperlukan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah.

Hal ini juga dinilai akan mendukung kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini oleh otoritas Saudi.

“Petugas tambahan juga akan membantu mengatasi masalah komunikasi dan perbedaan budaya,” lanjut Nasaruddin.

Sementara, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mendistribusikan kuota tambahan petugas haji ini ke pos-pos layanan yang membutuhkan penguatan.

Sebagai contoh, jumlah petugas pendamping jemaah di dalam pesawat saat ini hanya tiga orang per kelompok, padahal biasanya lima orang.

“Kita akan tambah personel di pos tersebut. Begitu pula untuk pos layanan lain seperti bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi di Arab Saudi, dan layanan lainnya,” jelas Hilman.

Saat ini, hasil seleksi petugas berdasarkan kuota awal telah diumumkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X