KONTEKS.CO.ID - Untuk pertama kalinya, Indonesia akan memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Agama Konghucu Indonesia Negeri (STIAKIN).
Kekinian, sekolah tersebut masih dalam proses pembangunan.
Sekolah tinggi ini khusus untuk memperdalam Agama Konghucu yang langsung berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Baca Juga: 7 Taipan Asal Indonesia Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia 2025
Plt Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Irjen Kemenag) Faisal Ali Hasyim mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Konghucu Indonesia Negeri (STIAKIN) rampung pada Juli 2025 mendatang.
"Pembangunan ini ditargetkan selesai bulan Juli, harapannya tahun ini sudah ada mahasiswa baru yang kita terima, sekolah dan kuliah di sini," ungkap Faisal, Jumat 28 Februari 2025.
Adapun, lokasi pembangunan STIAKIN tersebut ada di Kawasan Tanjung Bunga, Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Baca Juga: Gempa Bumi Terkini M6,0 Mengguncang Laut Banda Banda
Terkini, progres pembangunannya sudah mencapai sekitar 40 persen dari target yang dicanangkan.
Menurut Faisal, keberadaan sekolah tersebut melengkapi keberadaan sekolah keagamaan di Indonesia.
Sebelumnya, Indonesia sudah memiliki sekolah tinggi keagamaan yang lain seperti, Islam, Hindu, Buddha, Kristen dan Katolik.
Baca Juga: Resmi Tutup Mulai 1 Maret 2025, 8.400 Karyawan Sritex Menunggu Nasib di Rumah
"Semoga keberadaan sekolah ini bisa membantu umat Konghucu dan bagian upaya menguatkan toleransi di Indonesia," harapnya.
STIAKIN tersebut dibangun di atas lahan seluas 29 ribu meter persegi dengan skema proyek Multiyears.
Artikel Terkait
Tiga Agenda Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan, Hasil Diumumkan Seusai Magrib
Presiden Prabowo Sampaikan Selamat Berpuasa Ramadan untuk Seluruh Umat Islam
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Sabtu 1 Maret 2025
Kilas Balik Masa Jaya Sritex Raksasa Tekstil RI yang Mendunia, Sekarang Tutup dan PHK Ribuan Karyawan
Catat, Kapolri Jamin Harga Sembako Selama Bulan Ramadan 2025 Anti-Mahal