• Sabtu, 18 April 2026

Pantes Mobil Rusak, Kejagung: Dirut Pertamina Patra Niaga Beli Pertalite dan Dioplos Jadi Pertamax

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Selasa, 25 Februari 2025 | 13:32 WIB
Kejagung menahan Dirut PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan karena kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. (Wikipedia)
Kejagung menahan Dirut PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan karena kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. (Wikipedia)


KONTEKS.CO.ID - Mobil rusak karena BBM Pertamax Pertamina, benarkah? Mungkin penahanan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (RS) oleh penyidik Kejaksaan Agung bisa sebagai salah satu indikasi jawabannya.

Dirut PT Pertamina Patra Niaga tersebut ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023.

Berdasarkan keterangan Kejagung, ada dugaan PT Pertamina Patra Niaga membeli bahan bakar minyak (BBM) Pertalite. Namun kemudian “diblending” atau dioplos menjadi Pertamax. 

Baca Juga: Prabowo Ingin Danantara Jadi Energi Masa Depan, Kekuatan Ekonomi Indonesia

Pada saat pembelian Pertalite tersebut dibeli dengan harga Pertamax. “Dalam pengadaan produk kilang oleh PT Pertamina Patra Niaga, RS membeli (pembayaran) untuk Research Octane Number (RON) 92 (BBM Pertamax). Padahal hanya membeli RON 90 (Pertalite) atau lebih rendah kemudian DI-blending di Storage/Depo untuk menjadi RON 92,” demikian pernyataan Kejagung, mengutip Selasa 25 Februari 2025. Padahal praktik tersebut dilarang.

Dugaan korupsi ini melibatkan enam tersangka lain yang merupakan pejabat tinggi di anak perusahaan Pertamina dan swasta. Masing-masing, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi; SDS (Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional); dan AP (VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional).

Kemudian MKAR, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa; DW (Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim); dan GRJ sebagai Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Baca Juga: Hotel 101 Urban di Pasar Glodok Kebakaran, 100 Petugas Dikerahkan Evakuasi Tamu

Sebelumnya, pada akhir 2024 lalu, viral banyak mobil bermerek Daihatsu yang rusak karena diduga menggunakan BBM nonsubsidi milik Pertamina, Pertamax. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X