KONTEKS.CO.ID – Perekonomian Jakarta mencatat kinerja positif pada paruh pertama 2025.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pertumbuhan ekonomi ibu kota mencapai 5,18 persen.
Angka itu sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 5,12 persen.
Menurut Pramono, pencapaian ini menunjukkan daya saing Jakarta yang tetap terjaga, meski menghadapi dinamika global.
“Pertumbuhan ini sejalan dengan aktivitas investasi, konsumsi masyarakat, dan stabilitas sektor jasa yang menjadi penopang utama ekonomi Jakarta,” ujar Gubernur Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu 27 Agustus 2025.
Selain pertumbuhan ekonomi, Jakarta berhasil menjaga stabilitas harga.
Baca Juga: Demo Buruh Besar-besaran, Ini 7 Tuntutan yang Siap Mengguncang Jakarta 28 Agustus 2025
Inflasi hingga pertengahan tahun tercatat 2,22 persen, level yang dinilai sehat dan terkendali.
“Inflasi yang terjaga berarti daya beli masyarakat tetap stabil,” ucap Gubernur Pramono.
“Ini penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di ibu kota,” kata mantan Seskab itu.
Baca Juga: 10 Ribu Buruh Bakal Kepung Jakarta Besok, Ini Empat Tuntutan Utamanya
Dengan tren positif tersebut, Pemprov DKI optimistis pertumbuhan ekonomi Jakarta dapat terus terjaga hingga akhir tahun.
Hal itu sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.***
Artikel Terkait
LG Menang Tender Sistem Pendingin Canggih untuk Pusat Data AI di Jakarta
Pakar Kebijakan UPN Veteran Jakarta: Pendapatan DPR Vs Guru dan UMP Sangat Curam
Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Usulkan 4 Langkah Soal Pendapatan Anggota DPR
Ekonomi Sedang Tidak Baik-Baik saja, Pramono Anung Diskon Pajak Hotel dan Restoran di Jakarta