Kemitraan ekonomi ini diusulkan sejak 1989 oleh Wakil Perdana Menteri Goh Chok Tong.
Inisiatif tersebut bertujuan menggabungkan keunggulan manajemen, teknologi, dan infrastruktur Singapura dengan tenaga kerja, lahan, dan sumber daya alam Johor serta Kepulauan Riau.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Tembus USD103 Per Barel Usai Iran Sebut Tak Niat Akhiri Perang
Meski konsep awalnya terus berkembang, relevansinya tetap kuat hari ini, terutama dengan munculnya inisiatif baru seperti Johor-Singapore Special Economic Zone (SEZ).
Kawasan BBK kini menjadi rumah bagi sedikitnya lima SEZ yang fokus pada industri kesehatan, elektronik, dan penerbangan.
Selain itu juga menawarkan insentif pajak, perizinan dipercepat, serta infrastruktur khusus untuk menarik investor asing.***
Artikel Terkait
Hebat! 8 Siswa MAN Insan Cendekia Kota Batam Diterima di Universitas Top Dunia
Biodata Akhmad Maruf Maulana, Eks Kernet Bus yang Gaet Raksasa Semikonduktor AS: Investasi Cip Rp82 T Masuk Batam
CELIOS Desak Setop Pekerja China Ilegal di KEK Galang Batang Bintan Kepri
Mengandung Toksin Cereulide, BPOM Singapura Tarik 2 Produk Susu Formula Nestle dan Nature