• Sabtu, 18 April 2026

Moda Transportasi Baru, Menhub Andalkan Pesawat Amfibi untuk Konektivitas Antar-Pulau

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Senin, 11 Agustus 2025 | 19:18 WIB
Menhub Dudy Puwagandhi berkesempatan melihat demonstrasi penerbangan pesawat Cessna C172SP Amphibian, yakni pesawat amfibi yang menjadi andalan transportasi di Sulsel.  (Kemenhub)
Menhub Dudy Puwagandhi berkesempatan melihat demonstrasi penerbangan pesawat Cessna C172SP Amphibian, yakni pesawat amfibi yang menjadi andalan transportasi di Sulsel. (Kemenhub)

KONTEKS.CO.ID – Kementerian Perhubungan akan mengandalkan konektivitas antarpulau di Indonesia dengan pesawat amfibi.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Puwagandhi, mengatakan, keberadaan pesawat amfibi atau seaplane menjadi langkah strategis guna membuka, sekaligus meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah. Terutama pada wilayah kepulauan.

Rencana tersebut ia sampaikan saat launching pesawat amfibi dan penandatanganan prasasti groundbreaking water aeodrome di Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 11 Agustus 2025.

Baca Juga: Apa Tujuan Deretan Satuan dan Jabatan Baru di TNI? Ini Kata Prabowo 

"Kehadiran seaplane dan infrastruktur waterbase aerodrom ini adalah langkah strategis dalam membuka dan mendongkrak konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah. Khususnya ke daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau melalui transportasi darat dan laut konvensional," papar Dudy.

Pulau Sulawesi sendiri dikenal memiliki garis pantai yang panjang dengan sebaran pulau-pulau kecil di sekitarnya, terutama Provinsi Sulsel.

Keindahan bentang alam ini mmang luar biasa, tapi menjadi tantangan Ketika bicara konektivitas dan aksesibilitas layanan umum antarwilayah. Di sinilah seaplane hadir dan menjawab kebutuhan moda transportasi alternatif berbasis perairan.

Baca Juga: 16 Tersangka Baru Pembunuh Prada Lucky, Total Pelaku Sudah 20 Prajurit 

Seaplane atau pesawat amfibi adalah moda transportasi udara yang mampu lepas landas dan mendarat di permukaan air. Sementara, infrastruktur penunjangnya adalah water aerodrome yang menjadi titik sandar dan titik operasional bagi armada pesawat amfibi.

Water aerodrome ialah landasan terbang di air yang dapat mengakomodasi pengoperasian pesawat amfibi.

"Harapannya ke depan fasilitas ini bisa mendukung berbagai sektor. Semisal transportasi, logistik, pelayanan kesehatan darurat yang lebih cepat bagi masyarakat di pulau-pulau kecil sampai pada pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah," kata Menhub.

Baca Juga: Diduga Ada di Singapura, Kejagung Proses Red Notice untuk Cheryl Darmadi   

Dudy dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pun berkesempatan melihat demonstrasi penerbangan pesawat Cessna C172SP Amphibian.

Pesawat ini berkapasitas 4 penumpang yang mampu terbang selama 3 jam dan hanya membutuhkan area 700 meter takeoff dan 300 meter untuk mendarat. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X