Tarif 19% Bikin Barang Indonesia Lebih Mahal di AS
Yang paling bikin warga AS naik darah adalah tarif 19% yang kini dikenakan terhadap barang-barang impor dari Indonesia.
Baca Juga: KPK Buka Peluang Naikkan Kasus Kuota Haji ke Penyidikan dalam Waktu Dekat
Trump mengklaim bahwa ini “Indonesia yang bayar”, tapi kenyataan di lapangan berkata lain.
Tarif impor sebesar itu berarti produk-produk dari Indonesia akan lebih mahal saat masuk ke pasar Amerika—dan ujung-ujungnya yang nombok adalah konsumen AS.
Warga harus bayar lebih untuk produk garmen, elektronik, hingga bahan makanan yang biasa diimpor dari Indonesia.
“Trump bilang kami tidak bayar apa-apa, padahal tagihan kami yang bengkak,” ujar seorang warga di New York dalam forum diskusi lokal yang langsung viral di media sosial.
Baca Juga: Kebakaran di Grogol Utara, Puluhan Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah
Prabowo Dianggap ‘Kebagian Nama’, Tapi Rakyat AS yang Menanggung Beban
Di sisi lain, Presiden Indonesia Prabowo tampak diuntungkan secara diplomatik.
Ia muncul sebagai sosok yang berhasil menjalin relasi baru dengan pemerintahan Trump dan mengamankan pasokan energi serta alutsista strategis.
Namun publik di Amerika mulai sadar: klaim Trump soal kesepakatan win-win ini tidak seindah yang digembar-gemborkan.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Minta Maaf Gagal Bawa PSI ke Senayan 2024, Janjikan Jadi Partai Kuat di Pemilu 2029
Rakyat AS mulai bersuara: “Kami yang bayar mahal, bukan Indonesia.”
Kesepakatan dagang antara Trump dan Prabowo justru menyulut sentimen negatif di dalam negeri AS.
Publik menilai kebijakan ini lebih bersifat politis daripada ekonomis.
Alih-alih memperkuat posisi dagang Amerika, kebijakan tersebut memindahkan beban ke konsumen lokal.
Artikel Terkait
Pemerintah AS Diminta Mengenakan Tarif Panel Surya dari Indonesia
Didukung BRI, UMKM Katering di Tenggarong Ini Sukses Buka 2 Dapur Rekrut Ratusan Karyawan untuk Program MBG
Wow, 93 Persen Transaksi QRIS Berasal dari UMKM!
Turis Malaysia Ternyata Lebih Suka Pakai QRIS
Harga Emas Antam Hari Ini Tetap di Rp1,9 Juta per Gram, Harga Semua Ukuran Tak Bergeser, Ini Rinciannya!