"Kita terbuka. Kita welcome semua pengusaha yang ingin ikut dari mana pun," ujar Prabowo saat menghadiri Konvensi IPA di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu, 21 Mei 2025.
Pernyataan ini memperkuat komitmen pemerintah untuk terus mendorong investasi asing langsung (FDI), khususnya pada sektor strategis seperti energi dan infrastruktur, yang dinilai sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Walau minat dari investor besar seperti Daewoo E&C disambut positif, Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi menyatakan akan tetap memastikan semua proses berjalan sesuai aturan dan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
Dalam waktu dekat, pemerintah akan melakukan evaluasi teknis terhadap proyek-proyek yang diajukan, termasuk potensi kerja sama dalam pengembangan blok migas baru serta pembangunan infrastruktur penunjang lainnya.
Baca Juga: Korea Selatan Serukan Penyelesaian Cepat dengan Indonesia terkait Proyek Jet Tempur KF-21
Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo, yaitu mendorong kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi hijau berbasis teknologi dan kerja sama internasional. ***
Artikel Terkait
Bahlil Ancam Reshuffle Pengurus DPP Partai Golkar, Misbakhun Kena Damprat
Bahlil: BBM Imoor dari AS Lebih Efisien, Singapura Bukan Prioritas Lagi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Bakal Evaluasi Izin Proyek Migas yang Mangkrak, Minta Izin ke Prabowo
Bahlil Temui Sri Sultan dan Resmikan Pembangunan Asrama Muhammadiyah di Yogyakarta
Prabowo Ingin Danantara Investasi di Proyek Energi, Menteri Bahlil Sebut Akan Atur Soal Porsi