"Sehingga distribusi kapital akan merata, tidak bertumpuk di segelintir emiten saja. Biarkan investor menentukan pilihannya," ujarnya.
"Postur IHSG akan mature karena ada spread risiko antara emiten jumbo dan menengah. Ini akan menciptakan daya tahan. Saat ini, daya tahan seperti ini yang tidak dimiliki pasar modal,” jelasnya.
Ketiga, tantangan global uncertainty.
"Membangun ketahanan seperti di atas akan meminimalisir dampak jika terjadi guncangan global. Dunia memasuki era ketidakpastian, mulai dari risiko geopolitik hingga guncangan peradaban dengan kehadiran AGI. Penurunan IHSG kemarin itu belum apa-apa dengan situasi global mendatang,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pagi Ini Dolar AS Melesat, Rupiah Tertekan: Benarkah Gegara IHSG Anjlok?
Duh, IHSG Rabu Pagi Dibuka Melemah Terseret Pelemahan Hari Selasa
Cegah IHSG Melorot Tajam, OJK Bolehkan Emiten Buyback Saham Tanpa RUPS
Entrepreneur Hub Jadi Solusi Tingkatkan Rasio Kewirausahaan
Analis Ungkap 5 Faktor Domestik Anjloknya IHSG, Strategi Institute: Ke Depan Lebih Mengguncang