• Sabtu, 18 April 2026

Menteri Maman Minta Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak UMKM

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Minggu, 23 Februari 2025 | 10:50 WIB
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. Dok: Kementerian UMKM.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. Dok: Kementerian UMKM.


KONTEKS.CO.ID
– Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Menteri Maman menyampaikan hal ini dalam acara Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Serang, Banten, Sabtu, 22 Februari 2025.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Menteri Maman.

Baca Juga: Heboh Ria Ricis Ngaku Pernah Diminta Uang Rp10 Juta Saat Buat Laporan ke Polisi

Karena itu, civitas akademika dan lembaga alumni harus ikut membantu meningkatkan kapasitas bagi pemgusaha UMKM.

Tidak hanya Kementerian UMKM, tetapi juga civitas akademika dan lembaga alumni harus turut serta dalam mendukung pengusaha UMKM meningkatkan kapasitas, inovasi, dan daya saing mereka,” ujar Maman.

Selain itu, Menteri Maman menyoroti tantangan yang masih harus dihadapi UMKM. Salah satunya adalah terkait akses pembiayaan.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Jepara Selain Pantai, Ada yang Tiket Murah dan Gratis

Karenanya, Menteri Maman menyatakan akan lebih mendekatkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) selain melalui Himbara juga melalui Bank Pemerintah Daerah (BPD).

“Alokasi KUR pada tahun 2025 sebesar Rp300 triliun dengan bunga sebesar 6 persen, KUR ini bertujuan untuk meringankan beban pengusaha UMKM,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Maman juga menekankan perlunya mengubah diksi ‘pelaku’ menjadi ‘pengusaha’ UMKM agar lebih mencerminkan profesionalisme dan semangat kewirausahaan.

Baca Juga: Trump Berani Pecat Jenderal Top Amerika Cuma Lewat Pengumuman di Medsos

Selain itu, ia mengajak dunia usaha untuk tidak lagi menempatkan UMKM dalam skema Corporate Social Responsibility (CSR), melainkan Corporate Business Responsibility (CBR).

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X