dunia

Ledakan 'Maut' Guncang Apartemen di Tengah Ketegangan Iran-AS, Trump Tebar Ancaman di Selat Hormuz

Minggu, 1 Februari 2026 | 07:58 WIB
Ledakan gas guncang Iran tewaskan lima orang (Foto: AP Photo)

KONTEKS.CO.ID - Sebuah ledakan mematikan mengguncang sebuah gedung apartemen di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis Iran, pada Sabtu, 31 Januari 2026 kemarin.

Insiden tersebut menewaskan seorang anak perempuan berusia 4 tahun dan melukai sedikitnya belasan orang, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk Persia.

Ledakan terjadi di sebuah bangunan delapan lantai, menyebabkan kaca-kaca bangunan pecah, puing-puing berhamburan ke jalan, serta menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Media lokal melaporkan sedikitnya 14 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Araghchi Tegaskan Iran Punya Kekuatan Pertahanan Diri yang Kuat untuk Semua Skenario Perang

Televisi pemerintah Iran mengutip keterangan pejabat pemadam kebakaran setempat yang menyatakan ledakan dipicu oleh kebocoran gas.

Hingga kini, otoritas Iran belum mengumumkan hasil penyelidikan lanjutan terkait insiden tersebut.

Ledakan itu terjadi hanya sehari sebelum Iran dijadwalkan menggelar latihan angkatan laut di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menjadi pintu masuk Teluk Persia dan dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Lokasi Bandar Abbas berada tepat di kawasan strategis tersebut.

AS Ancam Tak Ganggu Armadanya di Selat Hormuz

Sebelumnya, militer Amerika Serikat telah(AS) memperingatkan Iran agar tidak mengancam kapal perang maupun lalu lintas komersial di Selat Hormuz. Peringatan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Sebuah surat kabar lokal, Sobh-e Sahel, menayangkan rekaman korespondennya yang melaporkan langsung dari lokasi kejadian.

Dalam video tersebut, tampak seorang pria berseragam pasukan keamanan Iran dievakuasi menggunakan tandu oleh tim penyelamat.

Pria tersebut terlihat mengenakan sepatu bot hitam dan seragam hijau khas pasukan keamanan. Ia menggunakan penyangga leher, tampak menahan rasa sakit, dan menutup lencana cabang di seragamnya dengan tangan kiri.

Namun, surat kabar itu tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi anggota pasukan keamanan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB