Sementara negara-negara Baltik, termasuk Latvia, menyerukan agar isu ini dibahas melalui dialog yang menghormati hak prerogatif Denmark sebagai demokrasi kuat dan sekutu NATO.
Kepentingan Strategis dan Kedaulatan
Greenland, meskipun berpenduduk kecil, memiliki letak geostrategis yang penting dan sumber daya mineral yang besar.
Negara ini juga merupakan bagian dari aliansi NATO, sehingga perubahan status wilayah melalui tindakan sepihak akan berdampak signifikan terhadap keamanan aliansi tersebut.
Uni Eropa menegaskan kembali komitmennya terhadap prinsip kedaulatan nasional, integritas teritorial, dan tidak terganggunya perbatasan, sesuai piagam PBB.
Wilayah seperti Greenland, menurut Uni Eropa, adalah milik rakyatnya dan keputusan soal masa depannya berada di tangan Denmark dan Greenland sendiri.
Kecaman ini semakin tajam di tengah kekhawatiran bahwa langkah Trump diyakini dapat menciptakan preseden berbahaya yang mengancam stabilitas global dan merusak tatanan hukum internasional.***