• Sabtu, 18 April 2026

FDA Selidiki Rempah India, Diduga Mengandung Pestisida Penyebab Kanker

Photo Author
Umaya Khusniah, Konteks.co.id
- Sabtu, 27 April 2024 | 23:23 WIB
FDA menyelidiki produk rempah dari sejumlah merek terkenal India, MDH dan Everest. (Foto: telegraphindia)
FDA menyelidiki produk rempah dari sejumlah merek terkenal India, MDH dan Everest. (Foto: telegraphindia)

KONTEKS.CO.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah memulai penyelidikan terhadap produk rempah dari sejumlah merek terkenal India yakni MDH dan Everest.

Pemeriksaan ini terjadi setelah Hong Kong menghentikan penjualan beberapa produk tersebut.

Dugaan awal, penghentian penjualan karena rempah itu mengandung pestisida penyebab kanker.

Juru bicara FDA menyatakan, badan tersebut sedang mengumpulkan informasi tambahan terkait laporan dari Hong Kong.Hon

Hal ini memicu kekhawatiran global terhadap keamanan produk rempah India.

Pasalnya, India terkena sebagai salah satu produsen rempah terbesar dan paling terkenal di dunia.

MDH dan Everest belum memberikan tanggapan resmi terkait pemeriksaan FDA ini.

Namun, saat penjualan produk mereka berhenti di Hong Kong, Everest menyatakan produk mereka aman untuk konsumsi. Sementara MDH belum memberikan komentar.

[irp posts="241937" ]

Hong Kong menghentikan penjualan untuk tiga campuran rempah MDH dan campuran rempah Everest rasa kari ikan sejak bulan ini.

Langkah serupa juga pemerintah Singapura ambil dengan memerintahkan penarikan kembali campuran rempah-rempah Everest.

Dugaannya, rempah mereka mengandung etilen oksida tingkat tinggi yang berisiko kanker jika terpapar dalam waktu lama.

MDH dan Everest bukan hanya populer di India, tetapi juga di Eropa, Asia, dan Amerika Utara.

Regulator pangan India (FSSAI) juga telah memulai pemeriksaan terhadap standar kualitas kedua perusahaan tersebut.

Pihak berwenang juga sedang mencari data ekspor produk rempah dari MDH dan Everest dari otoritas terkait di Hong Kong dan Singapura.

FSSAI juga bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menemukan penyebab masalah melalui inspeksi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Umaya Khusniah

Tags

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X