• Sabtu, 18 April 2026

Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, Donald Trump: Terima Kasih! Tapi Blokade Laut Tetap Gas Terus?

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB
Iran buka penuh Selat Hormuz selama gencatan senjata.  (X @CENTCOM)
Iran buka penuh Selat Hormuz selama gencatan senjata. (X @CENTCOM)

 

KONTEKS.CO.ID - Sebuah keputusan mengejutkan datang dari Republik Islam Iran di tengah tensi panas Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, resmi mengumumkan bahwa lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz, jalur nadi energi dunia kini dibuka secara penuh selama masa gencatan senjata berlangsung.

Langkah ini diambil menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Lebanon, yang memberikan sedikit ruang napas bagi stabilitas maritim global.

Baca Juga: Modus 'Debt Collector' Bupati Tulungagung: Pejabat Ditagih Bak Utang Abadi!

Jalur Perkapalan Kembali Normal

Pengumuman ini disampaikan Araghchi melalui platform X, menyatakan bahwa semua kapal dagang kini bisa melintas sesuai koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan kemaritiman setempat.

“Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” tegas Araghchi, Jumat 17 April 2026.

Donald Trump: Apresiasi Sekaligus "Gertakan" Balik

Keputusan Teheran ini langsung direspons oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menyampaikan apresiasi namun dengan gaya khasnya yang menyebut wilayah tersebut sebagai "Selat Iran".

Baca Juga: Satu Oles Dua Masalah Beres! Thrombovoren Emulgel Resmi Rilis, Solusi Praktis Nyeri dan Memar Buat Si Paling Aktif

“Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Iran terbuka sepenuhnya dan siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!” tulis Trump dalam unggahannya.

Meski berterima kasih, Trump rupanya belum mau melonggarkan tekanan. Hanya berselang beberapa saat, ia menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tetap akan diberlakukan secara total hingga negosiasi antara kedua negara mencapai titik temu 100 persen.

Menuju Negosiasi Babak Kedua di Islamabad

Ketegangan ini bermula setelah upaya negosiasi putaran pertama di Islamabad, Pakistan, pada 11 April lalu berakhir buntu. Hal tersebut memicu Trump untuk mengerahkan Angkatan Laut AS melakukan blokade di wilayah strategis tersebut.

Baca Juga: Biodata Ramdana Darmawan alias Papipul, CEO Muda daan Bos Esports yang Lagi Viral Usai Dekat Sama Rayna Snova!

Namun, harapan baru muncul. Trump mengaku optimistis ketegangan ini tak akan berlarut lama karena sebagian besar poin perundingan sudah mulai disepakati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X