• Sabtu, 18 April 2026

40 Negara Bentuk Koalisi Global Adang Dominasi Iran di Selat Hormuz

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Sabtu, 4 April 2026 | 12:15 WIB
Menlu Inggris Yvette Cooper (kedua dari kanan) memimpin pertemuan koalisi 40 negara terkait Selat Hormuz. (Istimewa)
Menlu Inggris Yvette Cooper (kedua dari kanan) memimpin pertemuan koalisi 40 negara terkait Selat Hormuz. (Istimewa)

KONTEKS.CO.ID – Lebih dari 40 negara membentuk koalisi internasional untuk memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali bebas dan aman.

Koalisi itu ingin memastikan Selat Hormuz bebas dan aman setelah konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran mereda.

Koalisi itu dibentuk dalam pertemuan virtual yang dipimpin Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, pada Kamis waktu setempat.

Baca Juga: Asia Tenggara Jadi Primadona Wisatawan India saat Konflik Timteng, Maskapai Berebut Tambah Kuota Penerbangan

Komposisi anggotanya mencerminkan dampak global atas lumpuhnya jalur energi dunia akibat penutupan hampir total selat tersebut.

Cooper menegaskan, apa yang dilakukan Iran telah mengguncang stabilitas ekonomi internasional.

“Kita melihat Iran membajak jalur pelayaran internasional dan menyandera perekonomian global,” ujarnya.

Baca Juga: Industri Penerbangan India Terpukul dengan Konflik Timteng, Kini Cari Jalur Baru Bisnis di Asia Tenggara

Ia mengingatkan gangguan suplai gas, bahan bakar jet, dan pupuk dapat meluas menjadi krisis biaya hidup.

Koalisi ini akan menggerakkan tekanan diplomatik dan ekonomi, termasuk opsi sanksi baru terhadap rezim Iran.

Selain itu, para perencana militer akan menyiapkan opsi dukungan pertahanan seperti operasi penyapuan ranjau dan pengawalan kapal ketika konflik mereda.

Baca Juga: KUHP Baru RI Dipakai untuk Kejar Presiden Terpilih Myanmar, Penyintas Rohingya Ajukan Gugatan Genosida

Belanda, Italia, dan Uni Emirat Arab mendesak adanya “koridor kemanusiaan” bagi pengiriman pupuk agar krisis pangan global tidak terpicu.

Perwakilan Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut langkah ini mendesak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X