KONTEKS.CO.ID - Rabu 13 Agustus 2025 aksi unjuk rasa di Alun-Alun Pati mulai digelar.
Sejak awal, aparat kepolisian hadir di tengah massa, tidak hanya untuk mengamankan jalannya kegiatan.
Kepolisian juga berperan sebagai negosiator dengan pendekatan yang ramah dan persuasif.
Brigadir Indah, salah satu petugas di lokasi, beberapa kali menyampaikan imbauan lewat pengeras suara.
Baca Juga: Ribuan Warga Pati dari Berbagai Kalangan Demo Besar-besaran, Desak Bupati Sudewo Mundur
“Bapak Ibu yang baru tiba, silakan menempati area yang telah disediakan. Mari kita jaga ketertiban dari awal hingga akhir kegiatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif.
“Tetap fokus pada penyampaian aspirasi dan hindari hal-hal yang bisa menimbulkan salah paham,” tambahnya.
Baca Juga: Tuntut Bupati Sadewo Mundur, Warga Pati Sumbang Hasil Bumi Demi Demo Besar 13 Agustus
Bagi Eti, 32 tahun, salah seorang peserta, arahan tersebut membuat jalannya aksi lebih teratur.
“Jadi kita tahu harus berbuat apa. Semua terasa lebih tertib,” katanya.
Ia menceritakan, sejak datang dirinya disambut dengan sapaan hangat dan arahan yang jelas.
Baca Juga: Dua Pilihan buat Bupati Pati Sudewo, Mundur atau Dilangsir Paksa!
Menurutnya, suasana pagi itu terasa tenang tanpa ketegangan.
Artikel Terkait
Panglima TNI Mutasi 42 Pati TNI dari Tiga Matra, Ini Daftar Lengkapnya
Kericuhan Jelang Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Pati Tolak Kenaikan PBB 250 Persen
Kontroversi Bupati Pati Menaikkan Pajak PBB hingga 250 Persen, Mendagri Beri Reaksi
Ditolak Warga, Bupati Pati Akhirnya Batalkan Kenaikan PBB 250 Persen