KONTEKS.CO.ID - Teroris dari Indonesia, Hambali alias Encep Nurjaman, akan diadali pada November mendatang di pengadilan militer Amerika Serikat (AS).
Jejak teror Hambali terbilang mengerikan, karena terlibat dalam pengeboman di Bali dan Jakarta pada awal 2000-an.
Hambali merupakan sosok anggota Jemaah Islamiyah dan memiliki dua asisten dari Malaysia.
Ketiganya sekarang masih ada di penjara Teluk Guantanamo.
Adapun dua asisten Hambali dari Malaysia itu adalah Mohamad Nazir Lep dan Mohammed Farik Amin.
Mereka dituduh menjadi tangan kanan Encep Nurjaman alias Hambali, sebagai tokoh sentral jaringan teror Jemaah Islamiyah (JI) alias JI.
Nazir dan Farik telah ditahan di kamp Guantanamo sejak 2006 bersama Hambali.
Ketiganya diduga kuat menjadi dalang di balik dua serangan besar di Indonesia, yaitu Bom Bali I pada 12 Oktober 2002 dan bom Hotel JW Marriott di Jakarta pada 5 Agustus 2003.
Serangan di Bali menewaskan 202 orang, sebagian besar wisatawan asing.
Baca Juga: Amanda Manopo Resmi Dinikahi Kenny Austin! Begini Suasana Sakral dan Janji Cinta di Altar
Setahun kemudian, bom mengguncang Hotel JW Marriott Jakarta, menewaskan 12 orang dan melukai puluhan lainnya.
Kedua peristiwa itu menjadi titik kelam dalam sejarah aksi teror di Indonesia dan mengguncang stabilitas kawasan Asia Tenggara.