KONTEKS.CO.ID - Konten kreator, selebriti internet, dan aktivis Ferry Irwandi mengaku mendapat teror usai ungkap dalang kerusuhan demonstrasi di Indonesia belakangan ini.
Dia diteror setelah dianggap menggagalkan status darurat militer ketika terjadi demonstrasi ricuh beberapa hari kemarin.
Kata Ferry, nomor ponsel dia dan keluarganya disebarkan oleh sejumlah akun anonim.
Baca Juga: DPR Dinonaktifkan Tapi Gaji Tetap Jalan: Bedanya Apa dengan Pemecatan?
Teror pertama, kata dia, terjadi pada pukul 05.00 WIB.
"Nomor pribadi saya ditempel di akun-akun provokator yang tidak terima rencananya digagalkan. Mereka juga menyebarkan nomor keluarga untuk melakukan teror,” ujar Ferry mengutip, Senin 1 September 2025.
Kuat dugaan, teror tersebut terkait posisinya yang dianggap menghalangi pemberlakuan status darurat militer.
Baca Juga: Pihak Tertentu Bikin Demo Rusuh Demi Darurat Militer, Ini Beberapa Tujuannya
"Kemudian, saya dianggap membuka jaringan provokasi dan sumber kerusuhan,” katanya.
Dia berpendapat, pencegahan darurat militer bisa terwujud berkat kesadaran publik dalam menolak narasi provokatif.
"Darurat militer hari ini bisa kita cegah. Terima kasih atas kerja keras dan kerja sama teman-teman semua,” katanya.
Ferry menegaskan tidak takut dengan teror yang menyasar diri dan keluarganya tersebut.
"Ini sama sekali tidak membuat saya gentar justru makin mempertegas bahwa kita berada di jalan yang benar," tegasnya.