• Sabtu, 18 April 2026

CEO Promedia: Hari Pers Nasional, Momen Penting Menghargai Dedikasi dan Kerja Keras Jurnalis di Indonesia

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Minggu, 9 Februari 2025 | 13:28 WIB
CEO Promedia Teknologi Indonesia (PTI), Agus Sulistriyono, menyampaikan gagasan dalam momentum perayaan Hari Pers Nasional yang diperingati hari ini. (Promedia)
CEO Promedia Teknologi Indonesia (PTI), Agus Sulistriyono, menyampaikan gagasan dalam momentum perayaan Hari Pers Nasional yang diperingati hari ini. (Promedia)



KONTEKS.CO.ID - Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini, Minggu 9 Februari 2025, tengah dirayakan oleh para insan jurnalis di Indonesia.

Peringatan Hari Pers Nasional 2025 menjadi hal yang penting bagi para pengelola media di Indonesia. Begitu juga dengan insan jurnalis yang bekerja keras memberikan informasi terbaru kepada publik.

Terlebih, pada masa kini yang menunjukan perkembangan pesat di berbagai platform digital menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku media di Indonesia.

Baca Juga: Preview PSS Sleman Vs Bali United: Tuan Rumah Mau Keluar dari Periode Sulit

CEO Promedia Teknologi Indonesia (PTI), Agus Sulistriyono, turut menyampaikan gagasan penting dalam momentum Hari Pers Nasional yang diperingati hari ini.

"Selamat Hari Pers Nasional yang kita rayakan hari ini, 9 Februari 2025. Ini adalah sebuah momen penting untuk menghargai dedikasi dan kerja keras para jurnalis di Tanah Air," ucapnya.

Agus Sulistriyono mengatakan, peran media sebagai pilar demokrasi dan penyebar informasi untuk publik menjadi hal yang penting di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi informasi yang kian cepat.

Baca Juga: 5 Model Volvo Kebelet Mengaspal di Tahun 2025, EX60 Hadir Tahun Depan: Indonesia Kecipratan?

Tetapi, kata dia, peran media itu saat ini terancam dengan kehadiran pembungkaman media di era digital lewat serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Yakni, serangan siber yang dapat mematikan akses publik ke media yang jadi sasaran.

"Dewasa ini kian marak serangan DDOS yang menyasar media-media siber di seluruh Indonesia, serangan cyber ini adalah bentuk baru dari pembredelan dan pembungkaman media di era digital," tegasnya.

"Mereka yang melakukannya dengan sadar mengabaikan proses pengaduan ke Dewan Pers, dengan sadar mengabaikan UU Pers yang lahir di era reformasi, demi mematikan napas media yang tidak mereka sukai dengan mudah," lanjutnya.

Baca Juga: Pesawat Bering Air yang Hilang di Alaska Ditemukan, Semua Penumpang dan Pilot Tewas

Ia berpendapat, peringatan Hari Pers Nasional pada tahun 2025 ini sebagai momentum yang tepat untuk menjaga kebebasan pers.

"Untuk itu mari kita, teman-teman seprofesi, teman-teman pers, wartawan, pengelola media untuk bersama-sama saling merangkul, menjaga kebebasan pers," ajaknya.

Agus juga mengingatkan, kebebasan pers tersebut untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat hingga sebagai pilar ke-4 demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Beredar Rumor iPhone SE 4 Akan Meluncur Pekan Depan

"Semoga, setiap jurnalis mampu menghadapi tantangan-tantangan baru ini dengan semangat yang tinggi, mari kita terus bersinergi untuk Indonesia yang lebih baik," tukasnya.

Simak pernyataan selengkapnya dari CEO Promedia Agus Sulistriyono melalui laman media sosial resmi Promedia di Instagram, TikTok, YouTube, dan Jaringan PROTV. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X