Komitmen Politik: Dari Asta Cita ke Aksi Nyata
Pemerintahan Prabowo sebenarnya sudah punya modal kuat lewat Asta Cita 1 dan 4.
Bahkan, RPJMN 2025-2029 secara gamblang memprioritaskan perlindungan kelompok rentan sebagai pilar SDM unggul.
Baca Juga: Analis Energi Dorong Indonesia Segera Memensiunkan Diesel, Ini Alasannya
Secara teknis, Permendiktisaintek No. 40 Tahun 2025 juga sudah mengarahkan sistem belajar yang ramah gender.
Menuju Indonesia Emas 2045 tanpa Retorika
Sekarang bolanya ada di tangan Kemdiktisaintek. Jangan sampai visi "Pendidikan Tinggi yang Adaptif dan Inklusif" cuma jadi pemanis di dokumen negara.
SETARA Institute mendesak aksi nyata agar kampus benar-benar jadi ruang aman, bukan ladang trauma.
Tanpa tata kelola yang inklusif, mimpi Indonesia Emas 2045 cuma bakal jadi retorika kosong di tengah tangisan para korban yang suaranya dibungkam.***
Artikel Terkait
Ubedilah Badrun Dilaporkan ke Polisi Gara-Gara Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa
Massa Berjaket Ojol Geruduk Kantor SMRC, Tuntut Saiful Mujani Minta Maaf soal 'Jatuhkan Prabowo'
Kemenhaj Warning Keras: Berangkat Haji Tanpa Visa Resmi Bisa Berujung Sanksi
Di Tengah Tugas Negara, Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
Analis Energi Dorong Indonesia Segera Memensiunkan Diesel, Ini Alasannya
Bukan Teknologi, Indonesia Bisa Sukses Pensiunkan Diesel dengan Replikasi
Sinergi Telkom dan PGN, Bangun Green Data Center, Dorong Integrasi Digital dan Energi Rendah Karbon
Momen Hangat Prabowo Rayakan Ultah ke-37 Seskab Teddy di Paris, Terima Potongan Kue Pertama
Kubu JK Duga Ada Upaya Pembungkaman Kasus Ijazah Palsu Jokowi Ddi Balik Laporan GAMKI
Pengawasan Haji 2026 Diperkuat, Inspektorat Tekankan Soliditas Petugas di Tanah Suci