KONTEKS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat 10 April 2026 malam.
Dalam operasi senyap itu, komisi antirasuah menyita sejumlah uang tunai.
"Selain mengamankan para pihak, dalam kegiatan ini tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai," ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu 11 April 2026.
Sebanyak 13 orang, dari 18 orang yang ditangkap kemudian digelandang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalaniu pemeriksaan.
"Tiga belas orang di antaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap. Tahap pertama, Bupati, sudah tiba pagi ini," kata Budi.
"Kemudian siang ini, tahap kedua tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga membawa satu orang," imbuhnya.
Selain sang bupati, yang dibawa ke Jakarta yakni 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan 1 orang merupakan pihak lainnya.
Baca Juga: Kronologi Video Viral Wanita Injak Al-Qur'an, Dituduh Mencuri Bedak dan Parfum
"Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih," ujar Budi.
Sebagai informasi, Gatut merupakan Bupati Tulungagung periode 2025-2030. Dia meraih suara terbanyak dalam Pilkada 2024 bersama wakilnya, Ahmad Baharudin.
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin menang dengan perolehan 50,72 persen suara.
Pernah menjadi kader PDIP, Gatut memutuskan hengkang dan bergabung ke Partai Gerindra sebelum pemilihan.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Buka Suara Soal OTT KPK Terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Respons Cak Imin Kader PKB Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK: Tidak Menyangka
OTT Bupati Tulungagung, KPK Sita Dokumen dari Pendopo dan Kantor PUPR
KPK Amankan 16 Orang dalam OTT Bupati Tulungagung, Identitas Masih Ditutup Rapat
Bupati Tulungagung Kader PDIP Kena OTT KPK, Segini Harta Miliknya