Sebelumnya, seorang jenazah korban kecelakaan pesawat tersebut juga telah berhasil diidentifikasi. Tim DVI Polda Sulawesi Selatan mengidentifikasi korban berjenis kelamin perempuan.
Korban dievakuasi dari lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
"Jenazah post mortem cocok dengan ante mortem teridentifikasi bernama, Florencia Lolita, jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun Jakarta Timur," ujar Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Muhammad Haris dalam keterangannya, Rabu 21 Januari 2026.
Diketahui, Florencia merupakan salah seorang pramugari pesawat ATR 42-500 yang kecelakaan tragis di Gunung Bulusaraung.
Haris mengatakan, proses identifikasi Florencia dilakukan melalui pemeriksaan di sidik jari dan beberapa properti serta data rekam medis.
"Melalui sidik jari, data gigi dan properti serta rekam medis," katanya.***
Artikel Terkait
Seorang Korban Pesawat ATR Ditemukan di Kedalaman 500 di Gunung Bulusaraung, Jenis Kelamin Perempuan
Update Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, 9 Tim Disebar di Sekitar Serpihan
Berhasil Diidentifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Dipastikan Pramugari Florencia Lolita
Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 dalam Kondisi Utuh
Identifikasi Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia Lolita Wibisono Terungkap Melalui Sidik Jari