• Sabtu, 18 April 2026

Identifikasi Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia Lolita Wibisono Terungkap Melalui Sidik Jari

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Rabu, 21 Januari 2026 | 19:04 WIB
Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi jasad Florencia Lolita Wibisono alias Olen (Foto: Basarnas/Instagram)
Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi jasad Florencia Lolita Wibisono alias Olen (Foto: Basarnas/Instagram)

KONTEKS.CO.ID - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri memastikan identitas salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Korban tersebut adalah seorang pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono alias Olen.

Hasil identifikasi resmi tersebut berdasarkan data forensik yang lengkap dan menyeluruh.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 dalam Kondisi Utuh

“Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,” ungkap Kepala Bidang Kedokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris.

Haris menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, rekam odontologi atau data gigi, properti korban, serta ciri-ciri medis khusus.

Pemeriksaan melibatkan tim DVI gabungan dari Biddokkes Polda Sulsel, Pusdokkes Polri, Pusident Polri, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

“Jenis kelamin perempuan umur 33 tahun dengan alamat Apartemen Tower A Unit 216 Pulo Gadung, Jakarta Timur,” lanjut Haris.

Jasad Diangkat dari Jurang 500 Meter

Florencia merupakan korban kedua yang berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

Baca Juga: Berhasil Diidentifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Dipastikan Pramugari Florencia Lolita

Jenazahnya diangkat dari jurang sedalam sekitar 500 meter di kawasan Gunung Bulusaraung pada Senin, 19 Januari 2026.

Saat ditemukan, posisi korban tengkurap dengan kondisi tubuh relatif utuh, meski mengalami patah pada bagian kaki kanan.

Proses evakuasi dilakukan dengan tingkat kesulitan tinggi mengingat medan ekstrem dan kedalaman jurang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X