• Sabtu, 18 April 2026

Menag Terbang ke Mesir Diutus Prabowo, Mau Lobi Al-Azhar Buka Cabang di Indonesia

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Senin, 19 Januari 2026 | 06:59 WIB
Menteri Agama bertolak ke Mesir, hendak lobi Al-Azhar agar mau buka cabang di Indonesia (Foto: dok. Kemenag)
Menteri Agama bertolak ke Mesir, hendak lobi Al-Azhar agar mau buka cabang di Indonesia (Foto: dok. Kemenag)

KONTEKS.CO.ID - Pemerintah Indonesia membuka langkah diplomasi strategis di bidang pendidikan dan keagamaan.

Kali ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar bertolak ke Mesir untuk menjalankan mandat langsung Presiden Prabowo Subianto.

Ada dua agenda utama yang dibawa, yakni menjajaki kerja sama pembukaan cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia dan menjadi pembicara kunci dalam seminar internasional tentang ekoteologi di Kairo.

Baca Juga: Diundang Kerajaan Saudi, Nasaruddin Umar Satu-satunya Tokoh Non-Arab yang Diminta Pendapat Soal Relevansi Hadis Era Digital

Keberangkatan Menag dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, 18 Januari 2026 kemarin.

Lobi Al-Azhar Buka Cabang di Indonesia

Ia menyebut lawatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden terkait penguatan posisi Indonesia dalam peta pendidikan Islam global.

“Akan menindaklanjuti petunjuk Bapak Presiden terkait kemungkinan bekerja sama dengan Al-Azhar di Indonesia sebagaimana pernah dibahas dalam pertemuan bilateral beberapa negara muslim,” ujar Menag sebelum berangkat, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 19 Jauari 2026.

Gagasan pendirian cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia dinilai memiliki dampak strategis, khususnya bagi mahasiswa Asia Tenggara.

Selama ini, ribuan pelajar dari kawasan tersebut harus menempuh studi ke Mesir dengan berbagai keterbatasan geografis dan tantangan regional.

“Sudah waktunya Al-Azhar itu dibantu dengan membuka cabang di Indonesia, sehingga anak-anak Asia Tenggara tidak perlu ke Mesir. Cukup ke Indonesia, sementara dosen-dosen Al-Azhar dan fasilitas pembelajarannya disiapkan di sini,” paparnya.

Al-Azhar Hadapi Overloaded

Selain memperluas akses pendidikan Islam berkualitas, Menag menilai inisiatif ini juga berpotensi meringankan beban Mesir yang saat ini menghadapi tekanan ekonomi dan sosial cukup besar.

Baca Juga: Pesan Keras Menag Nasaruddin Umar: Membakar Hutan Sama Artinya Merusak Tanda Keberadaan Tuhan

“Mesir sekarang overloaded, selain menanggung pengungsian dalam jumlah besar juga jumlah mahasiswa internasional meningkat, sementara beban ekonominya berat,” jelas Menag.

Ia mengungkapkan, wacana pembukaan cabang Al-Azhar di Indonesia mendapatkan sinyal dukungan dari sejumlah negara sahabat, termasuk Qatar, Abu Dhabi, dan Yordania.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X