• Sabtu, 18 April 2026

45 Nama Pensiunan dan Militer Aktif TNI Polri Jadi Komisaris BUMN, Fenomena Mencolok Kabinet Presiden Prabowo

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Senin, 23 Juni 2025 | 08:51 WIB
Komjen Pol (Purn.) Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Pertamina. (dok Pertamina)
Komjen Pol (Purn.) Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Pertamina. (dok Pertamina)

KONTEKS.CO.ID - Publik masih terus bertanya-tanya, mengapa kabinet Prabowo memperkerjakan pensiunan TNI dan Polri dalam struktur komisaris BUMN.

Melansir dari berbagai sumber, dari 47 BUMN, tercatat 45 nama purnawirawan yang kini duduk di jajaran komisaris. Jumlah itu belum termasuk mereka yang mengisi posisi di anak usaha holding BUMN, seperti MIND ID dan DEFEND ID.

Sebagian nama bahkan berasal dari militer aktif, khususnya di sektor pertahanan. Fenomena ini menimbulkan beragam pandangan dari publik.

Baca Juga: Soal Jual Beli Pulau Anambas hingga Seliu, KKP: Jual No Tapi Boleh Pengalihan Saham dan Investasi

Umumnya mereka menduduki posisi strategis, seperti komisaris utama atau komisaris independen di perusahaan besar. Kehadiran mereka dianggap bisa membawa pengalaman kepemimpinan dan jaringan yang luas.

Beberapa nama yang cukup mencolok antara lain Komjen Pol (Purn.) Mochamad Iriawan yang menjabat Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen di Pertamina.

Di Pertamina, juga ada Letjen TNI (Mar) (Purn.) Bambang Suswantono dan Komjen Pol (Purn.) Condro Kirono sebagai anggota dewan komisaris.

Baca Juga: Rawinda Prajongjai dan Sitthikom Thammasin Menikah: Pesta Jadi Ajang Reuni Pebulu Tangkis Top Thailand

Posisi serupa juga diisi oleh purnawirawan lain di BUMN besar seperti Telkom, PLN, dan Pelindo.

Tak hanya purnawirawan, sejumlah perwira aktif dari TNI juga ditugaskan sebagai komisaris di BUMN, khususnya di sektor pertahanan.

Namun, hal ini dinilai wajar karena perusahaan-perusahaan tersebut memang erat kaitannya dengan kebutuhan militer. Posisi mereka diharapkan bisa menjadi penghubung antara industri pertahanan dan kebutuhan strategis negara.

Seperti, KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia.

Sementara itu, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Pindad, dan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menduduki jabatan yang sama di PT PAL Indonesia.

Ketiganya adalah figur aktif yang menjabat dalam struktur utama TNI.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X