• Sabtu, 18 April 2026

Hasto Bicara soal Jokowi Dalang Pelemahan KPK, Siapkan Uang 3 Juta Dolar

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 11:36 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bicara soal Presiden Jokowi lemahkan KPK. Dok: Youtube Hasto.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bicara soal Presiden Jokowi lemahkan KPK. Dok: Youtube Hasto.

Menurut Hasto, Jokowi saat itu justru termenung. Dianggap bahwa pertanyaan Hasto telah mengusik dirinya. Terutama karena rentan terkena operasi tangkap tangan bila jadi pejabat negara.

"Maksud saya bertanya kepada Presiden Jokowi adalah untuk mengingatkan bahwa beliau sudah Presiden," kata Hasto.

"Buat apa kemudian anak-anaknya harus menjadi wali kota dan itu mengandung suatu risiko-risiko politik, mengingat Presiden juga berhadapan dengan begitu banyak pihak-pihak yang selalu mencoba berhadapan dengan Bapak Presiden," ujar Hasto lagi.

Tak lama setelah pertemuan itu, Hasto justru diberi informasi saat bertemu dengan salah satu menteri. Bahwa Presiden Jokowi telah memberikan arahan untuk merevisi Undang-Undang KPK.

Baca Juga: Dari Miskin ke Makmur: Belajar Transformasi Desa Ponggok Menjadi Desa Terkaya di Indonesia

Dijabarkan oleh menteri tersebut mengenai beberapa pasal yang akan diubah berdasarkan arahan dari presiden saat itu.

"Beliau mengatakan kepada saya bahwa sudah mendapatkan arahan dari Presiden Jokowi untuk melakukan revisi Undang-Undang KPK," kata Hasto.

"Saat itu dijelaskan berbagai pasal-pasal penting misalnya bahwa pimpinan KPK tidak otomatis bertindak sebagai penyidik. Kemudian ada beberapa pasal-pasal yang tidak memungkinkan bagi penyidik independen untuk bergabung ke KPK," katanya.

Menteri kepercayaan Jokowi kata Hasto, sempat mengatakan diperlukan dana sebesar 3 juta USD untuk memperlancar revisi Undang-Undang KPK.

Baca Juga: Kabar Gembira, PT Sanken Indonesia Tutup tapi Produksi Kipas Angin, Kulkas dll Jalan Terus

Setelah mendengar mengenai uang tersebut, Hasto memberi saran agar menteri itu menemui seluruh jajaran fraksi di DPR RI. Ini untuk membahas lebih jauh perintah Jokowi.

"Dan mengapa berjalan mulus? Karena Presiden Jokowi punya kepentingan untuk melindungi Mas Gibran dan Mas Bobby. Maka sejarah mencatat bahwa revisi Undang-Undang KPK ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak di mana Mas Gibran dan Mas Bobi berproses menjadi wali kota,” kata Hasto.

“Maka ketika terpilih menjadi wali kota amanlah dari berbagai persoalan hukum karena KPK sudah dilemahkan," lanjut Hasto.

Baca Juga: Hasil Undian 16 Besar Liga Champions, Real Madrid Vs Atletico, PSG Vs Liverpool

Hasto dengan tegas menyatakan bahwa pernyataan dirinya ini berani dipertanggungjawabkan secara hukum maupun politik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X