Menurut Hasto, Jokowi saat itu justru termenung. Dianggap bahwa pertanyaan Hasto telah mengusik dirinya. Terutama karena rentan terkena operasi tangkap tangan bila jadi pejabat negara.
"Maksud saya bertanya kepada Presiden Jokowi adalah untuk mengingatkan bahwa beliau sudah Presiden," kata Hasto.
"Buat apa kemudian anak-anaknya harus menjadi wali kota dan itu mengandung suatu risiko-risiko politik, mengingat Presiden juga berhadapan dengan begitu banyak pihak-pihak yang selalu mencoba berhadapan dengan Bapak Presiden," ujar Hasto lagi.
Tak lama setelah pertemuan itu, Hasto justru diberi informasi saat bertemu dengan salah satu menteri. Bahwa Presiden Jokowi telah memberikan arahan untuk merevisi Undang-Undang KPK.
Baca Juga: Dari Miskin ke Makmur: Belajar Transformasi Desa Ponggok Menjadi Desa Terkaya di Indonesia
Dijabarkan oleh menteri tersebut mengenai beberapa pasal yang akan diubah berdasarkan arahan dari presiden saat itu.
"Beliau mengatakan kepada saya bahwa sudah mendapatkan arahan dari Presiden Jokowi untuk melakukan revisi Undang-Undang KPK," kata Hasto.
"Saat itu dijelaskan berbagai pasal-pasal penting misalnya bahwa pimpinan KPK tidak otomatis bertindak sebagai penyidik. Kemudian ada beberapa pasal-pasal yang tidak memungkinkan bagi penyidik independen untuk bergabung ke KPK," katanya.
Menteri kepercayaan Jokowi kata Hasto, sempat mengatakan diperlukan dana sebesar 3 juta USD untuk memperlancar revisi Undang-Undang KPK.
Baca Juga: Kabar Gembira, PT Sanken Indonesia Tutup tapi Produksi Kipas Angin, Kulkas dll Jalan Terus
Setelah mendengar mengenai uang tersebut, Hasto memberi saran agar menteri itu menemui seluruh jajaran fraksi di DPR RI. Ini untuk membahas lebih jauh perintah Jokowi.
"Dan mengapa berjalan mulus? Karena Presiden Jokowi punya kepentingan untuk melindungi Mas Gibran dan Mas Bobby. Maka sejarah mencatat bahwa revisi Undang-Undang KPK ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak di mana Mas Gibran dan Mas Bobi berproses menjadi wali kota,” kata Hasto.
“Maka ketika terpilih menjadi wali kota amanlah dari berbagai persoalan hukum karena KPK sudah dilemahkan," lanjut Hasto.
Baca Juga: Hasil Undian 16 Besar Liga Champions, Real Madrid Vs Atletico, PSG Vs Liverpool
Hasto dengan tegas menyatakan bahwa pernyataan dirinya ini berani dipertanggungjawabkan secara hukum maupun politik.
Artikel Terkait
KPK Tahan Sekjen Hasto, Ronny Talapessy: Ini Serangan Terhadap PDIP Menjelang Kongres
Hasto Ditahan KPK, Megawati Instruksikan Kader Kepala Daerah PDIP Batalkan Retreat Bersama Prabowo
KPK Menjawab Tudingan Politisasi di Kasus Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Setelah Hasto Tersangka, Connie Singgung Mereka yang Gigit Jari dan Gagal Merebut PDIP
Lagi Megawati Keluarkan Instruksi Partai, Kendalikan Penuh PDIP Usai Hasto Ditahan