• Sabtu, 18 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed dan Sentimen Geopolitik Global

Photo Author
Firman Ramadhan, Konteks.co.id
- Rabu, 24 September 2025 | 14:20 WIB
Rupiah tertekan di awal pekan, tembus Rp16.612 per dolar AS. (Instagram.com/fandiah_18)
Rupiah tertekan di awal pekan, tembus Rp16.612 per dolar AS. (Instagram.com/fandiah_18)

Menurutnya, ada kemungkinan besar bank sentral AS kembali memangkas suku bunga acuan pada Oktober 2025 mendatang sebesar 25 basis poin.

“Itu yang secara eksternal membuat mata uang rupiah mengalami pelemahan,” kata Ibrahim dalam catatan pasar, mengutip Rabu 24 September 2025.

Baca Juga: Korupsi EDC BRI, Pengakuan Tersangka Indra Utoyo Seusai Digarap Penyidk KPK

Faktor Domestik: Pasar Soroti Sikap Pemerintah

Selain faktor global, pernyataan-pernyataan Menteri Keuangan Purbaya juga ikut memengaruhi sentimen pelaku pasar.

Ibrahim menyoroti bahwa sikap politis yang ditunjukkan pemerintah bisa memicu ketidakpastian, terutama bagi investor asing.

“Saat ini kebanyakan Purbaya lebih banyak memberikan solusi-solusi secara politik. Ini yang sangat disayangkan oleh pasar sehingga rupiah kembali melemah,” jelas Ibrahim.

Baca Juga: Rocky Gerung Soal Prabowo Tunjuk M Qodari Jadi Kepala KSP: 'Reaksi yang Buruk' dan Sinyal Berbahaya

Dengan kondisi itu, arus dana asing berpotensi keluar dari Indonesia, menambah tekanan pada rupiah yang memang sudah rapuh oleh faktor eksternal.

Prediksi Pergerakan Hari Ini

Mengacu pada tren yang terjadi, Ibrahim memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Selasa, 23 September 2025, rupiah masih akan bergerak fluktuatif.

Namun, proyeksinya, mata uang Garuda akan tetap ditutup melemah di kisaran Rp16.600–Rp16.650 per dolar AS.

Baca Juga: KPK Garap 5 Saksi dari Biro Perjalanan dalam Korupsi Kuota Haji, Dalami Dugaan Permintaan Uang

Pasar juga masih menunggu sinyal baru dari The Fed dan perkembangan geopolitik, yang bisa menjadi katalis penting dalam beberapa hari ke depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X