14. Informasi & Komunikasi – Rp4,7 triliun
15. Akomodasi & Makan Minum – Rp3,5 triliun
16. Pertambangan & Penggalian – Rp3,2 triliun
17. Pengelolaan Air, Sampah, dan Limbah – Rp2,8 triliun
18. Multi Sektor – Rp2,0 triliun
Baca Juga: Detail Layar dan Baterai Samsung Galaxy S26 Pro Bocor di Dunia Maya
Kebijakan belanja perpajakan 2026 menunjukkan fokus pemerintah untuk mendorong investasi, menjaga daya beli masyarakat, serta menopang sektor strategis tanpa harus menaikkan tarif pajak.
Menurut Nota Keuangan RAPBN 2026, strategi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan ruang bagi dunia usaha agar lebih kompetitif.***
Artikel Terkait
Menkeu Sri Mulyani: APBN Defisit Rp21 Triliun per Mei 2025
Utang Baru Rp349,3 T untuk Biayai Proyek APBN 2025, Menkeu: Pendapatan Negara Januari-Mei 2025 Rp995,3 T
APBN Defisit, Pemerintah Meyakinkan Pajak Tidak Naik dan Bansos Tetap Aman
Sri Mulyani Pastikan APBN 2025 Tetap Aman dari Gangguan Perang Israel vs Iran
Prabowo Klaim Selamatkan Uang Rp300 Triliun di APBN dari Celah Korupsi Perjalanan Dinas