KONTEKS.CO.ID - Pasar saham Indonesia pada Jumat akhir pekan kemarin mengakhiri penurunan dua hari sebelumnya, saat indeks sempat turun lebih dari 25 poin atau 0,3 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini berada sedikit di atas level 7.530 dan kemungkinan akan memperpanjang kenaikan pada Senin 11 Agustus 2025.
Proyeksi global untuk pasar Asia terlihat positif, dengan saham teknologi dan keuangan diperkirakan akan memimpin kenaikan.
Baca Juga: Bursa Saham Indonesia Berpeluang Menguat Lagi, Sentimen Positif Global Jadi Pendorong Utama
Pasar Eropa bergerak bervariasi, sementara bursa AS ditutup menguat.
Pasar Asia juga diperkirakan akan melanjutkan penguatan pada Senin.
IHSG ditutup menguat moderat pada Jumat meski saham sektor keuangan, semen, dan sumber daya mengalami penurunan.
Pada akhir perdagangan, IHSG naik 43,20 poin atau 0,58 persen ke level 7.533,38 setelah bergerak di kisaran 7.516,98 hingga 7.648,90.
Baca Juga: Dasco Sidak ke BEI Setelah IHSG Anjlok Parah dan Bursa Saham Dihentikan
Di antara saham aktif, Bank CIMB Niaga naik 0,29 persen, Bank Mandiri turun 0,21 persen, Bank Danamon Indonesia melemah 0,40 persen, Bank Negara Indonesia jatuh 1,21 persen.
Bank Rakyat Indonesia terkoreksi 0,27 persen, Indosat Ooredoo Hutchison turun 0,87 persen, Indocement melemah 0,41 persen, Semen Indonesia berkurang 0,40 persen, Indofood Sukses Makmur turun 0,61 persen.
United Tractors naik 0,21 persen, Astra International turun 0,81 persen, Energi Mega Persada anjlok 14,17 persen, Astra Agro Lestari naik 1,47 persen.
Baca Juga: Tips Memilih Aplikasi Saham untuk Pemula: Panduan Awal Berinvestasi Aman dan Nyaman
Aneka Tambang turun 1,90 persen, Vale Indonesia melemah 2,20 persen, Timah turun 0,99 persen, Bumi Resources turun 1,79 persen, dan Bank Central Asia stagnan.
Artikel Terkait
Selain JP Morgan, BlackRock dan Vanguard Juga Tambah Kepemilikan Saham BBRI
Sudirman Said Bongkar Rahasia: Jokowi Kewalahan Soal Riza Chalid dan Papa Minta Saham
BEI Waspadai 4 Saham UMA, Ada Pola Transaksi Tak Wajar di Emiten Digital hingga Sekuritas ini
IHSG Tergelincir di Tengah Euforia Global, 230 Saham Melemah dan Pasar Waspada Jelang Keputusan The Fed