• Sabtu, 18 April 2026

AS Ungkap Produksi Jagung dan Beras Indonesia Kembali ke Level Normal

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Sabtu, 2 Agustus 2025 | 15:45 WIB
Ilustrasi jagung. (Freepik)
Ilustrasi jagung. (Freepik)

Petani diperkirakan akan memulai musim tanam pertama 2025–2026 pada akhir Oktober hingga November 2025.

Dari Januari hingga Agustus 2025, produksi gabah diperkirakan meningkat 14 persen menjadi 43,3 juta ton, dibandingkan dengan 38 juta ton pada periode yang sama tahun 2024.

Impor gandum Indonesia pada 2025–2026 diperkirakan meningkat 4,8 persen menjadi 11 juta ton.

Karena larangan impor gandum untuk pakan, impor gandum Indonesia pada 2024–2025 diperkirakan turun 19 persen menjadi total 10,5 juta ton, dibandingkan dengan 13,015 juta ton pada 2023–2024.

Baca Juga: Ekspor Jagung Indonesia Picu Pro dan Kontra, Ekonom Ingatkan Jangan Terburu-buru

Permintaan gandum dari pabrik penggilingan tepung diperkirakan tetap tinggi, seiring dengan meningkatnya permintaan dari industri roti, biskuit, UKM, dan rumah tangga.

Industri penggilingan tepung Indonesia terus berkembang. Saat ini terdapat 31 pabrik penggilingan tepung dengan total kapasitas terpasang sebesar 14,8 juta ton.

Sejak tahun lalu, satu pabrik baru dibuka di Pulau Jawa. Saat ini terdapat 24 pabrik di Jawa, lima di Sumatra, dan dua di Sulawesi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X