Proses distribusi efek secara elektronik dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025.
Pembayaran kupon dan bagi hasil akan dilakukan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengatakan bahwa penerbitan Orange Bonds merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung keuangan inklusif dan kesetaraan gender.
“Instrumen ini bukan sekadar investasi, tetapi penggerak perubahan sosial yang nyata,” ujar Arief.
Baca Juga: Geger Warga Desa di Garut Mendadak Punya Utang Jutaan, Ini Kata PNM Mekaar
Ke depan, PNM berkomitmen memperluas jangkauan pembiayaan melalui digitalisasi layanan, penguatan ekosistem ultra mikro, serta pelatihan berkelanjutan bagi para nasabah.
Selain itu, PNM juga akan memperkuat penerapan prinsip ESG berbasis indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), guna memastikan dampak yang terukur dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Jokowi Pamer Penyaluran Kredit PNM Mekaar Tembus Rp237 Triliun
PNM-Menembus Batas dan Kreasi Tuli Indonesia Latih Jiwa Wirausaha Penyandang Disabilitas di Jawa Barat
Perusahaan Indonesia Curi Perhatian Pasar Modal Amerika Serikat dengan Saham Naik 91 Persen
Kejagung Periksa Direktur Independen Sritex Terkait Kasus Korupsi Pemberian Kredit
Bank Indonesia Memperpanjang Keringanan Pembayaran Tagihan Kartu Kredit, Minimal Bayar Jadi 5 Persen