KONTEKS.CO.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China memecahkan rekor dalam layanan Whoosh di momen liburan sekolah.
Berdasarkan catatan, KCIC melayani sebanyak 25.794 penumpang dalam satu hari, pada Kamis, 26 Juni 2025 kemarin.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, jumlah penumpang yang dilayani Whoosh ini tertinggi sejak resmi beroperasi secara komersial pada Oktober 2023.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan
“Antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan Whoosh sebagai moda transportasi pilihan terlihat dari lonjakan pembelian tiket,” kata Eva dalam keterangan tertulis, Jumat 27 Juni 2025.
Hari ini, KCIC mencatat sudah lebih dari 16.000 tiket Whoosh terjual untuk keberangkatan, Jumat 27 Juni 2025 pukul 08.00 WIB.
Diproyeksikan, total penumpang akan menembus lebih dari 24.000 orang.
Disebutkan, tiket keberangkatan dari Stasiun Halim pada rentang waktu pukul 06.25 hingga 13.00 WIB telah habis terjual.
Kemudian, sisa tiket untuk perjalanan setelah pukul tersebut rata-rata sudah terisi sebanyak 50 hingga 70 persen.
Sebagai bentuk apresiasi, KCIC membagikan 1.500 souvenir eksklusif kepada seluruh penumpang Whoosh keberangkatan ke-10 yakni, dari Stasiun Halim maupun Tegalluar Summarecon pada Jumat, 27 Juni 2025.
Lalu, sebanyak 1.000 merchandise khusus disiapkan untuk penumpang anak yang menyampaikan ucapan selamat atas capaian 10 juta penumpang kepada maskot Whoosh, Heiser, atau melalui loket Stasiun Whoosh pada periode 26 hingga 28 Juni 2025.
KCIC juga menyediakan 500 voucher dan merchandise menarik bagi penumpang yang beruntung selama periode yang sama.
Artikel Terkait
Pemerintah Sudah Atur Harga Ayam, Pedagang Ngaku Belum Merasakan Dampaknya
Investor Qatar Mulai Bangun 100 Ribu Hunian Terjangkau di RI, BTN Dukung Pembiayaan Rumah untuk Rakyat
Bukan Merger, Ini Strategi PP Muhammadiyah Dirikan Bank Umum Syariah
Danantara Kucurkan Rp1,9 Triliun untuk Proyek Pertamina Geothermal PGE
Aturan Pajak E-Commerce Segera Disahkan, Pemerintah Menyoroti Daya Beli Masyarakat