• Sabtu, 18 April 2026

Sedih, Ekspor Sawit Indonesia Turun 39 Persen, Uni Eropa Masih Jadi Ganjalan

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 25 Juni 2025 | 06:15 WIB
Tampak perkebunan sawit di Indonesia. Negara mengalami kebocoran pendapatan dari perkebunan sawit. Foto: Ist
Tampak perkebunan sawit di Indonesia. Negara mengalami kebocoran pendapatan dari perkebunan sawit. Foto: Ist

Selama Januari hingga April 2025, Indonesia telah mengekspor sekitar 9,42 juta ton minyak sawit.

Secara volume, ekspor selama empat bulan ini turun 3,08 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Ekspor ke Uni Eropa anjlok hingga 62 persen atau setara dengan 818.000 ton.

Namun, Indonesia justru mencatat kenaikan nilai perdagangan sawit.

Baca Juga: Jepang Tingkatkan Impor Biomassa Indonesia, Komitmen Rp1 Triliun untuk Cangkang Sawit dan Serbuk Kayu

Nilai ekspor sawit meningkat 30,2 persen yoy, dari USD8,31 miliar menjadi hampir USD10,82 miliar.

Gapki menyebutkan kenaikan harga rata-rata crude palm oil (CPO) sebagai penyebab utama, yakni mencapai 1.183 dolar per ton (CIF Rotterdam) selama periode itu.

"Harga CPO rata-rata sebelumnya hanya 1.001 dolar per ton (CIF Rotterdam) pada Januari–April 2024," kata Mukti.

Peraturan anti-deforestasi Uni Eropa yang dikenal dengan nama 'EUDR (EU Deforestation Regulation)' menjadi tekanan tersendiri bagi hubungan Indonesia dan Eropa.

Baca Juga: Ekonomi Dunia Boleh Lesu, tapi Penjualan Perusahaan Kelapa Sawit Haji Isam Hampir Rp1 Triliun di Kuartal I 2025

Aturan yang sedang ditunda saat ini akan mewajibkan eksportir membuktikan produk sawit mereka tidak berasal dari lahan hasil deforestasi.

Kebijakan ini mulai berlaku bagi perusahaan besar dan menengah pada akhir tahun, sementara usaha kecil diberikan tenggat hingga 30 Juni 2026.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto baru-baru ini menyebut Eropa telah sepakat memberi perlakuan khusus bagi sawit Indonesia.

Hal itu seiring negosiasi perjanjian dagang kedua pihak yang hampir rampung.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X