• Sabtu, 18 April 2026

Sedih, Ekspor Sawit Indonesia Turun 39 Persen, Uni Eropa Masih Jadi Ganjalan

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 25 Juni 2025 | 06:15 WIB
Tampak perkebunan sawit di Indonesia. Negara mengalami kebocoran pendapatan dari perkebunan sawit. Foto: Ist
Tampak perkebunan sawit di Indonesia. Negara mengalami kebocoran pendapatan dari perkebunan sawit. Foto: Ist

KONTEKS.CO.ID - Ekspor minyak sawit Indonesia mengalami penurunan dua digit pada April, seiring menurunnya pembelian dari negara-negara Uni Eropa terhadap komoditas unggulan Indonesia tersebut.

Informasi tersebut disampaikan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) pada awal pekan ini.

Indonesia hanya mengekspor sekitar 1,78 juta ton produk sawit pada April.

Nilai itu turun 39,2 persen dibandingkan Maret yang mencapai 2,88 juta ton.

Baca Juga: Dibabat buat Lahan Kelapa Sawit dan Permukiman, Taman Nasional Tesso Nilo Coba Dipulihkan

Gapki mencatat ekspor minyak sawit olahan turun tajam 41,7 persen, dari 2,13 juta ton menjadi 1,24 juta ton.

Sementara ekspor oleokimia menurun 9,6 persen, hanya mencapai 368.000 ton pada April.

Secara keseluruhan, nilai ekspor juga turun 37 persen menjadi 2,07 miliar dolar AS.

Penurunan terbesar berasal dari ekspor ke pasar Uni Eropa.

Baca Juga: Wilmar Group Kembalikan Rp11,8 Triliun ke Negara, Siapa Sebenarnya Raksasa Sawit Ini?

Gapki tidak menjelaskan secara spesifik penyebab penurunan ekspor ke Uni Eropa sebesar 156.000 ton dibandingkan Maret.

Meski hubungan Jakarta–Brussels sempat terganggu akibat kekhawatiran terkait deforestasi yang berkaitan dengan kelapa sawit.

Penurunan juga terjadi ke India (-155.000 ton), Amerika Serikat (-113.000 ton), dan Pakistan (-109.000 ton).

"Ada juga penurunan ekspor ke Bangladesh sebesar 86.000 ton dibanding bulan sebelumnya," ujar Direktur Eksekutif Gapki, Mukti Sardjono, dalam keterangan pers.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X