Disney pun kembali melakukan PHK, kali ini ratusan pekerja di divisi film dan TV.
Ini melanjutkan gelombang PHK yang sudah dimulai sejak 2023, yang sejauh ini sudah memangkas lebih dari 8.000 posisi.
Dan terakhir, P&G juga akan mengurangi sekitar 7.000 pekerja kantor secara bertahap dalam dua tahun ke depan.
Gelombang PHK global ini jadi pengingat bahwa bahkan perusahaan besar pun tak kebal terhadap perubahan kondisi ekonomi.
Strategi efisiensi sering kali membuat ribuan orang harus kehilangan pekerjaan, dan tren ini tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat.***
Artikel Terkait
Hotel Bakal PHK Massal, Ini Alasan Pengusaha: Dipicu Kebijakan Efisiensi Anggaran Pemerintah
Ranperda Larangan Merokok Harus Dikaji Ulang, Picu PHK Besar-besaran, Pukul Usaha Hotel, UMKM Hingga Pelaku Seni
Isu Badai PHK dan Pengangguran Mulai Juni 2025, Istana Bilang Begini: Lapangan Kerja Baru Lebih Banyak