• Sabtu, 18 April 2026

Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Pasar Tradisional Berbasis AI

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Selasa, 27 Mei 2025 | 21:53 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurahman bersama Brand Ambassador MP Store Habib Husein Ja'far.
Menteri UMKM Maman Abdurahman bersama Brand Ambassador MP Store Habib Husein Ja'far.

Dengan masuk ke ekosistem digital, para pedagang pasar tradisional diharapkan bisa meningkatkan omzet hariannya hingga dua kali lipat.

Selain itu daya saing dan pangsa pasar juga akan naik seiring dengan semakin baiknya ekosistem digital yang dibangun oleh pemerintah dengan pihak terkait lainnya.

"Kami akan lakukan pendidikan digitalisasi ini kepada pedagang pasar lainnya di enam provinsi. Mudah-mudahan ke depan bisa diperluas ke provinsi lain di seluruh Indonesia dan memberikan manfaat bagi UMKM khususnya para pedagang pasar," kata Menteri Maman.

Baca Juga: Survei Indikator: TNI dan Presiden Paling Dipercaya Publik, Parpol Paling Rendah

Guna menyempurnakan digitalisasi yang diterapkan, Kementerian UMKM juga mengembangkan Super Apps berupa SAPA UMKM yang memungkinkan pengusaha UMKM dapat bertransaksi, memasarkan, hingga masuk dalam rantai pasok global.

"Sambil jalan kami siapkan platform besar SAPA UMKM agar terintegrasi semua UMKM itu. Melalui  peluncuran ini menjadi bagian dari yang nantinya akan diintegrasikan pada Super Apps itu," katanya lagi.

Menteri Maman berharap ke depan para pedagang pasar tradisional dapat menyesuaikan diri dan terlibat langsung di dalam ruang digital agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan dengan efektif dan efisien serta daya saingnya meningkat.

"Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga membuka peluang pekerjaan baru," kata Menteri Maman.

Baca Juga: Megawati Tersinggung Budi Arie Diduga Sebut PDIP Framing Kasus Judol: Keterlaluan!

Sementara itu Ketua Umum IKAPPI, Abdullah Mansuri, mengapresiasi komitmen Kementerian UMKM yang mulai memperhatikan nasib para pedagang pasar tradisional.

Diakui bahwa saat ini pelemahan daya beli masyarakat mengakibatkan omzet dari para pedagang di pasar tradisional rata-rata turun hingga 50 persen.

Sebab itu, inisiatif Kementerian UMKM untuk mengintegrasikan ekosistem digital dengan melibatkan para pedagang pasar tradisional menjadi salah satu solusi yang konstruktif.

IKAPPI bertekad akan bersama-sama dengan pemerintah melalui Kementerian UMKM untuk menggalakkan digitalisasi dalam setiap transaksi agar terjadi perubahan nasib yang baik dari pedagang pasar.

Baca Juga: Ipar Jokowi Jadi Komisaris Utama Semen Indonesia: Budi Waseso Dicopot, Diganti Sigit Widyawan

"Kita siap untuk membangkitkan kembali pasar tradisional, kita akan siapkan digitalisasi dan dengan cara-cara lainnya karena ini menjadi bagian dari ikhtiar kita semua agar pasar kembali ramai," ujar Abdullah Mansuri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X