• Sabtu, 18 April 2026

Menkeu Sri Mulyani Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 di Angka 5,2 hingga 5,8 Persen

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Selasa, 20 Mei 2025 | 13:26 WIB
Menkeu Sri Mulyani bicara soal target pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026  (Foto: instagram.com/smindrawati)
Menkeu Sri Mulyani bicara soal target pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 (Foto: instagram.com/smindrawati)

KONTEKS.CO.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi diperkirakan RI ada di angka 5,2 sampai 5,8 persen pada tahun 2026.

Hal itu dia sampaikan dalam rapat paripurna ke-18 DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Senayan, pada Selasa, 20 Mei 2025.

Menurut dia, angka tersebut masih sama dengan tahun lalu yakni 5,2 persen.

Baca Juga: Santer Kabar Eks Anggota Tim Mawar Letjen TNI Djaka Budi Utama Ditunjuk Jabat Dirjen Bea Cukai  

Dia menyebut, hal itu didorong dengan adanya stabilisasi harga, daya beli yang terjaga.

Kemudian, peningkatan kesempatan kerja diharapkan mampu memperkuat konsumsi rumah tangga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

"Dengan tetap menjaga daya beli masyarakat, mendorong transformasi, dan reformasi ekonomi, termasuk hilirisasi sumber daya alam, dan perbaikan iklim investasi dan sumber daya manusia," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Sebut Tudingan Ijazah Palsu Sudah Keterlaluan, Kasihan Jika Proses Hukum Berlanjut

Ani, sapaanya mengatakan, target pertumbuhan ekonomi ini merupakan fondasi untuk mencapai target ekonomi 8 persen.

"Laju pertumbuhan ini, menjadi pondasi kuat untuk pertumbuhan hingga mencapai 8 persen, dalam beberapa tahun ke depan, dengan terus konsisten mencapai visi Indonesia Maju 2045,” tuturnya.

Sri Mulyani menjelaskan, target konsumsi pemerintah akan difokuskan pada program-program produktif yang mendorong kualitas SDM seperti, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan energi.

Baca Juga: Dampak Rencana Aksi Offbid 20 Mei: Ancaman bagi Pengemudi Ojol dan Stabilitas Ekonomi Masyarakat Perkotaan

Termasuk pula melalui implementasi program makan bergizi gratis (MBG).

Lalu, kinerja ekspor juga didorong melalui berbagai kebijakan di antaranya melalui strategi hilirisasi industri, diversifikasi produk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X