KONTEKS.CO.ID - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, PLN kembali menghadirkan promo menarik bagi para pelanggannya di bulan Mei 2025.
Melalui program bertajuk "Bangkit Lebih Terang", pelanggan dapat menikmati diskon hingga 50% untuk layanan penambahan daya listrik.
Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat meningkatkan kapasitas listrik dengan biaya yang lebih terjangkau.
Baca Juga: No Na Rilis Lagu Baru Superstitious dan Falling in Love, Stephanie Poetri Ternyata Ikut Menulis!
Periode Promo
Promo ini berlangsung mulai 10 hingga 23 Mei 2025 dan berlaku secara nasional untuk pelanggan tertentu.
Syarat dan Ketentuan
Promo ini berlaku untuk pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan kriteria sebagai berikut:
-
Daya awal antara 450 VA hingga 5.500 VA.
-
Terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Mei 2024.
-
Tambah daya maksimal hingga 7.700 VA.
-
Tidak memiliki tunggakan tagihan listrik atau kewajiban lainnya.
-
Pembayaran penyambungan dilakukan secara lunas.
Cara Mendapatkan Diskon
Baca Juga: Karena Alasan Ini, PBSI Tarik Gregoria dan Daniel dari Singapore Open dan Indonesia Open 2025
-
Transaksi di Aplikasi PLN Mobile
Pelanggan wajib melakukan pembelian token (untuk pengguna prabayar) atau pembayaran tagihan listrik (untuk pascabayar) melalui aplikasi PLN Mobile. -
Mendapatkan e-Voucher Diskon
Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan mendapatkan e-voucher diskon tambah daya yang dapat diakses di menu "Reward" pada aplikasi.Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.Tags
Terkini
Perbandingan Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP: Siapa Paling Murah?
Sabtu, 18 April 2026 | 15:37 WIB Stok Bulog Melimpah-ruah, tapi BPS Ngeluh Harga Beras Medium Naik
Sabtu, 18 April 2026 | 13:20 WIB Iran Buka Selat Hormuz, Pertamina Siapkan Perencanaan Pelayaran 2 Kapal Tanker
Sabtu, 18 April 2026 | 12:05 WIB Bye Matahari! LPPF Resmi Rebranding Jadi PT MDS Retailing Tbk, Siap Bagi Dividen Gede
Sabtu, 18 April 2026 | 10:59 WIB Pertamax Turbo Tembus Rp19.400! Cek Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Per 18 April
Sabtu, 18 April 2026 | 08:40 WIB Pengumuman Penting! Harga BBM Pertamax cs Bakal Segera Naik
Jumat, 17 April 2026 | 20:45 WIB Sulteng Jadi Lumbung Durian Ekspor, Produksi Tembus 95 Ribu Ton, Poso dan Parigi Moutung Andalan
Jumat, 17 April 2026 | 19:43 WIB Ekspor Langsung ke China Dibuka, Durian Indonesia Bidik Pasar Rp120 Triliun
Jumat, 17 April 2026 | 19:39 WIB Pertumbuhan Laba Bersih BTN Terbang 22,6 Persen YoY per Kuartal I Tahun 2026
Jumat, 17 April 2026 | 16:53 WIB Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Dipimpin Menko Airlangga dan Mensesneg Prasetyo Hadi
Jumat, 17 April 2026 | 16:13 WIB QVC Bangkrut! Clarks dan Skechers Kena Dampak Utang Jutaan Dolar, Cek Progres Restrukturisasinya!
Jumat, 17 April 2026 | 14:17 WIB Harga Emas Antam Turun Pada Jumat Pagi, Rp2,868 Juta Per Gram
Jumat, 17 April 2026 | 10:41 WIB Pasar Otomotif Kuartal I Tumbuh, Mobil Listrik Jadi Motor Utama
Jumat, 17 April 2026 | 10:05 WIB Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14 Persen, Terdampak Libur Lebaran
Jumat, 17 April 2026 | 09:58 WIB Menkeu Umbar Komitmen Dukung Penguatan Industri Otomotif dan Percepatan Transisi Kendaraan Lisstrik
Jumat, 17 April 2026 | 08:15 WIB Pemerintah Bantu Perusahaan Australia Dapat Stok dari PT Pupuk Indonesia
Jumat, 17 April 2026 | 06:45 WIB Australia Amankan Pasokan Pupuk dari Indonesia di Tengah Krisis Global
Jumat, 17 April 2026 | 06:15 WIB Kisah Kesombongan Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Tawaran Pinjaman dari Bos IMF
Kamis, 16 April 2026 | 11:16 WIB Indonesia Jadi Kunci Pasokan saat Dunia Kelebihan Nikel
Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB Perang Iran dan Kebijakan Pemerintah Indonesia Dongkrak Harga Nikel, Surplus Global Jadi Rem
Kamis, 16 April 2026 | 10:15 WIB
Artikel Terkait
Polisi Garap Dugaan Korupsi PLN, Ferdinand Hutahaean: 35 PLTU Mangkrak Era SBY Jadi 'Kuncian' AHY Tak Macam-macam di Pilpres 2029
PLN Pastikan Zero Accident Saat Banjir 2025, Monitoring Dilakukan Ketat
Klaim PLN soal Lonjakan Tagihan Listrik setelah Diskon 50 Persen
Bali Black Out, PLN Sebut Gangguan Kabel Bawah Laut