"Ada laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal tanker yang melewati Selat Hormuz. Mereka lebih baik tidak melakukan itu, dan jika mereka melakukannya, lebih baik mereka berhenti sekarang!" tulis Trump dengan nada tegas.
Baca Juga: Pihak Jokowi Tanggapi Respons JK soal Tudingan Drama Ijazah Berlarut-larut
Bitcoin Jadi Opsi Pembayaran?
Yang bikin shook, laporan dari Financial Times menyebutkan bahwa Iran berencana menerima pembayaran biaya lintas tersebut dalam bentuk mata uang kripto seperti Bitcoin.
Opsi lain yang dipertimbangkan adalah penggunaan Yuan atau stablecoin.
Langkah ini dinilai sebagai cara cerdik Iran untuk menghindari sistem transaksi berbasis dolar AS yang selama ini menjadi senjata utama Barat dalam menegakkan sanksi ekonomi.
Baca Juga: Jakarta 'Full' Demo Hari Ini, Ada 3 Titik, Mending Cari Jalur Alternatif!
Namun, para pakar menilai implementasi ini bakal sangat tricky karena industri pelayaran global berada di bawah pengawasan hukum yang super ketat.
Akankah diplomasi kali ini berhasil mendinginkan suasana, atau justru makin panas gara-gara urusan "pajak" laut? Stay tuned! ***