dunia

Kata Pakar Soal Penyebab Jatuhnya Air India Boeing 787, Salah Satunya Burung dan Sayap Pesawat

Jumat, 13 Juni 2025 | 21:07 WIB
Air India, pesawat jatuh langsung di sebuah asrama yang penuh dengan dokter muda. (X @Netajinonsense1)

 

Potensi Serangan Burung

Dalam kasus serius, mesin pesawat bisa kehilangan tenaga jika menyerap burung ke dalam, seperti yang terjadi pada kecelakaan Jeju Air yang menewaskan 179 orang pada tahun lalu.

Beberapa pakar dan pilot yang familiar dengan bandara Ahmedabad mengatakan kepada BBC bahwa lingkungan sekitar bandara memang banyak burung.

"Burung selalu ada di sekitar [bandara]," kata Ranganathan kepada BBC, berdasarkan pengakuan setidaknya 3 pilot asal India yang sudah sering terbang dari dan menuju bandara Ahmedabad.

Baca Juga: Cerita Vishwashkumar Ramesh, Korban Selamat dan Luka Ringan, 241 Penumpang Lain Tewas dalam Tragedi Air India

Laporan Times of India pada September 2023 mengutip data Otoritas Bandara yang menyebut ada 38 serangan burung pada 2022-2023 di Ahmedabad.

Atau meningkat 35% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Kesalahan Penutup Sayap Pesawat

Tiga pakar yang berbicara kepada BBC Verify mengatakan ada potensi penyebab lain, yakni penutup sayap pesawat tak bekerja maksimal saat lepas landas.

Kendati demikian, beberapa pilot lainnya meragukan asumsi ini.

Penutup sayap pesawat berperan penting saat lepas landas untuk membantu pesawat mencapai ketinggian maksimum dengan kecepatan lebih rendah.

Baca Juga: Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie Comeback, Ini Jadwal dan Daftar Wakil Indonesia di Japan Open 2025

Jika penutup sayap pesawat tidak memanjang, mesin pesawat yang sudah sepenuhnya menyala akan kesulitan mencapai ketinggian.

Di Ahmedabad, ketika temperatur udara mencapai hampir 40 derajat Celcius saat insiden terjadi, udara udara yang lebih tipis akan membutuhkan pengaturan pesawat yang lebih tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB